
Jenazah satu keluarga tewas saat akan dibawa ke rumah duka.
JawaPos.com - Polda Sumatera Selatan (Sumsel) terus mendalami kasus tewasnya satu keluarga di Perumahan Vila Kebon Sirih, Kelurahan Bukit Sangkal, Kecamatan Kalidoni, Kota Palembang. Korban atas nama Fransiskus Xaverius Ong, 45, Margareth Lentin Liana, 43, Rafael Fransiskus, 18, dan Kathlyn Fransiskus, 11.
Fakta baru terungkap. Selain motif permasalahan keluarga, ditemukan sejumlah bukti dan rekaman jika Fransiskus Xaverius Ong ternyata terlilit utang sebesar Rp 8,9 miliar.
Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan, kasus tersebut dipastikan bunuh diri. Ini berdasarkan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan hasil ilmu investigasi serta keterangan keluarga.
Bahkan saat olah TKP, polisi mendapatkan rekaman suara dari Fransiskus pada pukul 00.46 WIB sebelum melakukan aksinya. "Isinya hampir sama dengan pesan yang ditulis tangan, bahwa dia (Fransiskus) tidak rela meninggalkan istri dan anaknya. Karena mereka akan berat. Maafkan saya.. Maafkan saya... Maafkan saya," kata Zulkarnain memaparkan pesan suara tersebut, Senin (29/10).
Dari hasil olah TKP, polisi juga menemukan surat pengakuan utang milik korban. Artinya, aksi tersebut bukan hanya masalah gugatan cerai yang dilakukan istri. Melainkan adanya tekanan keuangan. "Nanti semua yang berkaitan akan dimintai keterangan," ujarnya.
Zulkarnain menekankan, keterangan itu hanya sebagai penambah data. Mengingat kasus ini merupakan bunuh diri. Sehingga kasusnya ditutup. "Belum ada laporan ke polda soal pihak-pihak yang dirugikan. Tapi meskipun ada, kasus ini sudah ditutup karena pelaku sudah melakukan bunuh diri," tandasnya.
Sebelumnya diberitakan, kehebohan terjadi di Perumahan Vila Kebon Sirih, Kelurahan Bukit Sangkal, Kecamatan Kalidoni, Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), Rabu (24/10). Satu keluarga yang tinggal di rumah Blok A18 ditemukan tewas. Di tubuh mereka ditemukan luka tembak.
Satu keluarga yang ditemukan tewas terdiri atas empat orang. Adalah Fransiskus Xaverius Ong, 45, Margareth Lentin Liana, 43, Rafael Fransiskus, 18, dan Kathlyn Fransiskus, 11.
Berdasarkan informasi, keempat jenazah pertama kali ditemukan sang pembantu rumah tangga bernama Nanang, 42. Pada pukul 06.00 WIB, Nanang berniat membangun majikannya. Namun, keempat anggota keluarga sudah ditemukan tewas di kamarnya masing-masing. "Anak korban ditemukan tertelungkup di kamarnya. Sedangkan ayah dan ibunya tewas di kamar atas," kata Nanang saat ditemui di lokasi kejadian.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Spanyol vs Austria: Bursa Taruhan Jagokan La Roja, Opta Klaim Peluang Menang 70,6 Persen
Kemenhub Ungkap Kronologi Putus Kontak Pesawat PK-RCY di Balinggama Papua, Pilot Dilaporkan Meninggal Dunia
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
