
Sungai Batanghari selama ini kerap dikonsumsi masyarakat Jambi. Kini warna air sungai itu sudah berubah dan tidak lagi layak konsumsi.
JawaPos.com - Sungai Batanghari merupakan sumber kehidupan bagi masyarakat Jambi. Tetapi, sayang kini air Sungai Batanghari tak layak lagi dikonsumsi. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jambi menyebutkan, ada beberapa faktor penyebabnya. Antara lain, air di sungai itu telah berwarna dan melewati ambang batas kandungan e-coli.
Kepala DLH Provinsi Jambi Evi Frimawati bahkan menegaskan, kualitas air Sungai Batanghari sudah tidak sehat. "Air yang sehat harusnya tidak berwarna, tidak berminyak, dan tidak berbau," katanya kepada Jambi Ekspres (Jawa Pos Group).
Dari segi kandungan e-coli, Evi menyampaikan bahwa air Sungai Batanghari sudah melewati ambang batas di angka 300-320. Padahal, normalnya ambang batasnya di angka 100. "Meski dimasak, air tersebut tidak aman diminum karena mengandung bakteri," jelasnya.
Untuk itu, DLH mengimbau masyarakat yang tinggal di pinggiran sungai terpanjang di Sumatera tersebut tidak mengambil air sungai untuk dikonsumsi. Imbauan itu berdasar hasil pengujian kualitas air di sungai tersebut.
Untuk menguji kualitas air Sungai Batanghari, DLH mengambil sampel di 16 titik aliran sungai itu. "Pengambilam sampel dilakukan dari hulu hingga hilir sungai," ungkapnya. Titik tersebut tersebar di empat kabupaten. Yakni, Kabupaten Tebo, Kabupaten Batanghari, Kabupaten Muaro Jambi, dan Kabupaten Tanjabtim.
Hanya, DLH belum bisa menyampaikan hasilnya secara keseluruhan. Mereka baru akan mengumumkannya pada November. Meski begitu, secara garis besar, DLH menuturkan bahwa kualitas air Sungai Batanghari jauh menurun.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
