
ILUSTRASI: Wilayah Jawa Tengah menurut hasil studi Pusat Studi Gempa Bumi Nasional (PuSGeN), berada pada jalur sesar atau patahan gempa.
JawaPos.com - Wilayah Jawa Tengah menurut hasil studi Pusat Studi Gempa Bumi Nasional (PuSGeN), berada pada jalur sesar atau patahan gempa. Adanya potensi gempa meski berskala kecil dan jarang, disebut juga mampu berujung pada munculnya bencana sampingan yang perlu diwaspadai.
Sesar termaksud adalah Baribis-Kendeng yang memanjang di bagian Utara pulau Jawa, mulai dari Timur Jawa Barat hingga Jawa Timur. Di mana di Jawa Tengah yang berada di jalur ini antara lain adalah Tegal dan Brebes. Serta beberapa kabupaten/kota lain posisinya di atas percabangan dari sesar ini.
Kepala Stasiun Geofisika Banjarnegara Setyoajie Prayoedhie mengatakan, bahwa bencana sampingan atau collateral damage merupakan istilah digunakan untuk dampak yang ditimbulkan akibat gempa. Dalam hal ini, bisa saja jatuhnya korban lantaran kurangnya pemahaman akan karakteristik lingkungan sekitar.
"Karena sebenarnya gempa tidak membunuh. Dampak itu muncul karena kita saja yang mungkin kurang peduli dalam mengakomodir lingkungan. Seperti misalnya ketika kita membangun struktur bangunan, apakah sudah aman dari lokasi sesar," katanya saat dihubungi, Selasa (16/10) malam.
Selain itu, memahami unsur maupun kaidah bangunan tahan gempa juga disebutkannya mampu mengurangi dampak dari bencana sampingan tadi. "Misal rumah sudah terlanjur kebangun nih di wilayah rawan, paling tidak bisa diambil antisipasi dengan perabotnya dipatek atau bagaimana saja yang bisa meminimalisir," sambungnya.
Sehingga, dapat dikatakan bahwa munculnya bencana sampingan berujung jatuhnya korban tidak melulu akibat keberadaan sesar dan gempa itu tadi. Melainkan permasalahan bisa juga dari ketidakpahaman atau ulah manusia itu sendiri.
Pasalnya, ia juga tak menampik jika daerah-daerah yang berada di jalur sesar gempa ini bisa terjadi pergeseran tanah maupun longsor. Tergantung struktur tanahnya saja. Apakah masih bagus, atau sudah rusak sehingga rawan karena campur tangan manusia.
Dalam hal ini, Aji sapaan Setyoajie, menyebut dari BMKG sudah mengambil langkah. Seperti melalui sosialisasi serta edukasi kepada seluruh lapisan masyarakat, termasuk stakeholder. Melalui setiap kegiatannya, pihaknya tak lupa menyisipkan imbauan agar tak mengabaikan bencana sampingan ini.
"Misal di Banjarnegara itu kan tanahnya memang bagus untuk menanam sayuran, akar pendek. Tapi akan lebih aman, bisa mencegah longsor dan sebagainya apabila ditanami pinus misalnya. Akarnya jauh ke dalam menahan tanah. Yang perlu ditekankan memang kearifan lokal, jadi ketika mereka tahu tanahnya rawan, ya tidak dibuat pemukiman," terangnya.
Terpenting, menurutnya, adalah upaya mitigasi bencana itu sendiri. Dengan diketahuinya wilayah Jawa Tengah berada di sesar gempa, perlu disadari ada banyak potensi kebencanaan yang harus diwaspadai.
"Masalah utamanya itu di grassroot, apakah info BMKG itu diterima masyarkat atau tidak. Makanya BMKG itu sekarang juga mengembangkan sistem diseminasi informasi gempa bumi dan peringatan dini tsunami berbasis komunitas. Dalam hal ini komunitas radio. Bersama ORARI dan RAPI. Prototype sudah kita pasang di Kebumen," jelasnya.
Harapannya, sistem ini bisa menjadi solusi alternatif kala bencana macam gempa dan tsunami terjadi. Segera dipastikan bahwa informasi kebencanaan tersampaikan kepada seluruh masyarakat agar korban bisa diminimalisir.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
