
BANJIR: Sebuah mobil macet diduga akibat banjir yang menerjang sejumlah daerah di Kota Palembang, Jumat (12/10).
JawaPos.com – Hujan dengan intensitas tinggi mulai mengguyur Kota Palembang sejak Jumat (12/10) pagi. Akibatnya, banjir mulai terlihat di sejumlah daerah di kota kedua terbesar di Sumatera tersebut.
Berdasarkan pantauan, banjir terjadi di Jalan Kapten Tendean atau tepatnya di samping kantor Gubernur Sumsel. Ketinggian air sekitar 30 sentimeter, yang menyebabkan beberapa kendaraan pun harus mati saat melintasi banjir tersebut.
Salah satu pengendara, Widya, 26, mengatakan semula dirinya tidak menyangka jika banjir yang ada di jalan tersebut setinggi sekitar 30 sentimeter sehingga dirinya pun sengaja melintasi jalan itu.
Namun, nahas saat dilintasi ternyata genangan air tersebut tinggi dan masuk kedalam knalpot. "Jadi tadi pas melintas, mobil saya mati," ujarnya, Jumat (12/10).
Saat dikonfirmasi, Kasi Data dan Informasi BMKG Kenten Palembang, Nandang mengatakan dalam dua hari ini sebagian Sumsel akan berawan bahkan terjadi hujan dari intensitas sedang hingga tinggi seperti di Palembang, Banyuasin dan beberapa wilayah lainnya.
Hal ini dikarenakan pusat tekanan rendah di sebelah Barat Bengkulu dan Tekanan Rendah di Laut Cina Selatan sehingga berpengaruh pada pergerakan angin timuran yang berbelok ke arah pusat tepatnya di atas provinsi Sumsel. "Jadi hujan akan terjadi di Palembang selama dua hari ini," singkatnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022