
Petugas PMK saat menyemprotkan air ke tubuh Achmad yang mengalami luka bakar setelah terkena sambaran api saat dirinya membakar sate memakai bensin
JawaPos.com - Banyak masyarakat yang menyambut momen Idul Adha dengan penuh suka cita. Biasanya ada yang menggelar acara kecil-kecilan usai penyembelihan hewan kurban. Misalnya membuat sate sendiri di rumah.
Namun acara bakar-bakar sate yang dilakukan Achmad Yani, 37, warga Gunung Anyar Tambak gang Masjid 82, Surabaya, berbuah petaka. Rabu sore (22/8), Achmad terkena sambaran api. Penyebabnya, dia memakai bensin sebagai bahan pembakaran sate.
Informasi yang dihimpun JawaPos.com, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.08 WIB. Saat itu, Achmad membakar sate di lantai dua rumahnya yang merupakan area terbuka tanpa atap.
Dia membakar sate dengan bensin. Kontan saja api langsung membesar. "Api mengenai tumlukan kayu dan kandang ayam. Lalu kemudian mengenai korban," terang Kabid Operasional Dinas PMK Kota Surabaya Bambang Vistadi kepada JawaPos.com.
Api tersebut menyambar tubuh Achmad. Akibatnya, dia mengalami luka bakar di bawah ketiak hingga sikunya. Achmad lantas cepat-cepat lari meminta pertolongan.
Petugas PMK sendiri tiba di lokasi sekitar pukul 17.15 WIB. Dua unit mobil dari Pos Gunung Anyar dan Kali Rungkut dikerahkan untuk memadamkan api. "Tindakan pertama yang kami ambil kepada korban dengan cara menyiram luka bakar. Setidaknya bisa meredahkan rasa sakit sebelum korban dibawa ke rumah sakit," tambah Bambang.
Achmad yang hanya mengenakan sarung lantas disemprot air oleh petugas PMK dengan disaksikan para tetangganya. Beruntung, luka bakar yang dialami Achmad tidak terlalu parah. Oleh petugas, dia kemudian dilarikan ke RS Haji Surabaya untuk mendapat perawatan lebih lanjut.
Selain menangani korban, petugas PMK juga memadamkan api yang berkobar di lantai dua. Sekitar pukul 17.39 WIB, api sudah padam.
Bambang menerangkan, total area yang terbakar seluas 3x2 meter. "Kami imbau kepada seluruh masyarakat agar berhati-hati. Kalau memang mau menggelar acara bakar-bakar jangan pakai bensin, sebab bisa memicu api yang besar. Selain itu pastikan di sekeliling lokasi steril, tidak ada material yang mudah terbakar," imbaunya.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
