
Seekor Sapi yang melarikan diri saat hendak disembelih, pada Rabu (22/8). Sapi ini akhirnya berhasil ditangkap kembali setelah satu setengah jam diburu.
JawaPos.com - Seekor sapi dengan bobot hampir 100 kilogram melarikan diri dan sempat bersembunyi di belakang rumah warga saat akan disembelih. Kejadian unik ini, terjadi di Jalan Kandis Ujung, RT 01 RW 10, Kelurahan Tangkerang Utara, Kota Pekanbaru, Riau, Rabu (22/8).
Ketua Panitia Kurban Masjid Samratul Ikhwan, Hidayatul Asra, 58, mengatakan, sapi itu kabur sekitar pukul 11.00 WIB. Sebelum kabur, sapi itu diikatkan di tiang gawang sepak bola. Namun, tanpa diketahui pasti sebabnya, tali yang mengikat sapi itu lepas.
"Dia ngelihat temannya dipotong, ada darah. Jadi mungkinlah dia mabuk darah tu kan. Tambah lagi anak-anak disana banyak, jadi tambah takut dia," kata Dayat, Rabu (22/8) siang.
Warga sekitar dan panitia yang mengetahui kaburnya sapi itu, mencoba untuk menangkapnya. Para panitia itu tampak was-ketika akam menangkap sapi tersebut. Sebelum tertangkap, sapi itu bahkan sempat merusak pagar rumah warga.
"Didobraknya pagar rumah orang tu. Tadi pemilik rumah datang kesini (lokasi penyembelihan) nanya gimana dengan pagarnya. Mungkinlah minta ganti. Ada dua blok. Tapi ini masih dibicarakan," ujar Dayat.
Setelah sempat kabur dan merusak pagar rumah warga, sapi itu akhirnya dapat ditangkap kembali. Butuh waktu sekitar satu setengah jam untuk menangkap kembali sapi itu.
Sapi itu kabur cukup jauh dari lokasi penyembelihan. Jarak kaburnya sapi itu sekitar 500 meter dari lapangan bola yang dijadikan lokasi penyembelihan. "Mungkin capek dia balik lagi ke bawah. Kita jerat aja tadi," bebernya.
Kaburnya satu dari 14 hewan kurban di lokasi itu menjadi tontonan warga, terutama anak-anak. Mereka kelihatan asik mengikuti kemana sapi itu berlari, namun dari jarak yang cukup jauh.
Lebih lanjut dijelaskan Dayat, di Kelurahan Tangkerang Utara, ada 14 hewan kurban yang disembelih, terdiri dari 9 ekor sapi, satu ekor kerbau dan 4 ekor kambing.
"Kita dapat dari Wali Kota Pekanbaru (Firdaus), dari Kapitra Ampera dan mantan Kapolresta Pekanbaru (Kombes Tonny Hermawan). Selain itu ada sumbangan dari luar dan beberapa ekor dari warga setempat," papar Dayat.
Daging hewan kurban yang telah disembelih itu, akan dibagikan kepada sekitar 450 orang warga sekitar. Diantaranya, 60 orang panitia, 300 warga setempat dan 70 peserta kurban.
"Nantinya juga dibagikan kepada warga non-muslim. Disini banyaknya orang kurban dari luar. Kalau warga setempat sedikit. Karena disini, juga banyak orang kurang mampu," tuturnya.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
