
Tamu hotel Aston Inn di Kota Mataram dievakuasi ke titik kumpul di lapangan parkir.
JawaPos.com - Gempa dengan kekuatan 7 SR yang mengguncang Pulau Lombok, Minggu (19/8), pukul 22.56 WITA bukanlah gempa susulan. Data itu berdasarkan hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menyebut, pihaknya sudah melakukan update dari gempa 7 SR, pukul 22.56 WITA. Hasilnya, ternyata kekuatan gempa 6.9 SR dengan kedalaman 18 Km. Lokasinya 8.44 LS dan 116.68 BT.
"Setelah diperbaharui gempa menjadi 6.9 SR berdasarkan data dari 144 sensor," sebut Dwikorita dalam keterangan persnya yang diterima JawaPos.com, Senin (20/8).
Lebih jauh dikatakan, dengan memperhatikan lokasi episenter, gempa bumi 6.9 SR terletak di ujung timur Pulau Lombok. Gempa itu diikuti sebaran episenter yang mengikutinya dan membentuk kluster episenter dengan sebaran ke arah timur hingga di sebelah utara Sumbawa Barat.
"Maka dapat disimpulkan bahwa gempa yang terjadi merupakan aktivitas gempa baru yang berbeda dari gempa berkekutan 7.0 SR terjadi pada 5 Agustus 2018," sebut mantan rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Jogjakarta itu.
Meskipun seluruh aktivitas gempa yang terjadi berkaitan dengan struktur geologi sesar naik Flores, tetapi antara gempa 7.0 SR dan gempa 6.9 SR memiliki bidang deformasi yang berbeda.
Hasil analisis mekanisme sumber gempa ini menunjukkan gempa ini dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan naik (thrust fault).
Dampak dari gempa 6.9 SR berdasarkan laporan dari masyarakat dan hasil analisis peta guncangan menunjukan bahwa guncangan dirasakan di daerah Lombok Utara dan Lombok Timur.
Sementara itu di Lombok Barat, Mataram, Praya, dan Sumbawa memiliki intensitas V-VI MMI. Guncangan juga dirasakan di Denpasar dan Waingapu dengan skala III-IV MMI, di Ruteng dengan skala II-III MMI, dan di Makassar I-II MMI.
Skala intensitas VI-VII MMI artinya struktur bangunan standar dapat mengalami rusak sedang dan bangunan tidak standar dapat mengalami rusak sedang hingga berat. Sedangkan skala intensitas III-IV MMI, artinya semua orang merasakan namun belum terjadi kerusakan, tapi dalam kondisi bangunan yang sudah terguncang beberapa kali bisa saja menimbulkan kerusakan.
Hingga tanggal 20 Agustus 2018 pukul 01.25 WITA, hasil monitoring BMKG menunjukkan telah terjadi 22 aktivitas gempa susulan (aftershock), di antaranya 3 gempa bumi dirasakan.
"Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," tandasnya.
Terpisah, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho menyebut, di Kecamatan Sembalun Lombok Timur, evakuasi warga yang sedang dirawat di Pustu Sembalun menuju Rumah sakit Lapangan Yonkes di Lapangan Sembalun. Masyarakat juga diarahkan mengungsi di lapangan Sembalun.
"Beberapa rumah dan bangunan roboh. Banyak bangunan roboh di Kecamatan Sambelia. Masyarakat berkumpul di lapangan dan di tempat yang aman. Masyarakat merasakan trauma dengan gempa," sebutnya.
Sutopo menambahkan, Kepala BNPB Willem Rampangilei telah berkoodinasi dengan Panglima TNI terkait pengiriman bantuan logistik dan peralatan menyusul gempa susulan 7 SR.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022