JawaPos Radar

Lombok Kembali Diguncang Gempa 7.0 SR, Tamu Hotel Tidur di Parkiran

20/08/2018, 00:30 WIB | Editor: Dimas Ryandi
Gempa Lombok
Sejumlah Tamu Hotel Aston Lombok terpaksa tidur di halam parkir hotel dengan beralaskan karpet seadanya, Minggu Malam (19/8). (ilham/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Minggu malam (19/8), Lombok dan sekitarnya kembali diguncang gempa berkekuatan 7,0 SR. Listrik di kawasan tersebut sempat padam. Tak ada penerangan dan gelap gulita. Sejumlah hotel dan penginapan langsung mengevakuasi tamunya di titik kumpul yang berada halaman parkir.

Pantauan JawaPos.com di lapangan, setelah terjadinya gempa 7 SR pukul 22.56 WITA, Kota Mataram mendadak gelap, kecuali di Hotel Aston Inn yang memiliki genset untuk menyalakan lampu penerangan darurat.

Pihak hotel belum memperbolehkan tamu masuk kembali ke kamar, meskipun tidak ada guncangan lagi. Untuk sementara tamu diminta tidur beralaskan karpet dan selimut seadanya di halaman parkir hotel. 

Endro, 40, salah seorang tamu hotel mengaku baru sampai di Lombok. Rencananya dia dan rekan-rekannya akan memberi bantuan untuk korban gempa di Lombok. Atas kejadian ini dia memilih untuk mempercepat waktu pulang.

"Kami rencana awal pulang ke Jakarta Selasa, tapi melihat kondisi ini kemungkinan akan pulang lebih awal," ungkapnya. 

Sebelumnya, BMKG kembali melaporkan gempa bumi berkekuatan 7 SR dengan pusat gempa di laut, 30 km timur laut Lombok Timur NTB pada kedalaman 10 km terjadi pada Minggu (19/8) pukul 21.56 WIB. Gempa tidak berpotensi tsunami.

Sementara itu data dari BNPB menyatakan, gempa dirasakan keras di Lombok Timur yang paling berdekatan dengan pusat gempa.

Berdasarkan laporan dari aparat di Lombok Timur belum dapat dipastikan berapa korban jiwa dan kerusakan. Situasi listrik padam. Dikhawatirkan bakal ada gempa susulan. Karena itu warga mengamankan diri dan mengungsi di lapangan yang ada dan menjauhi bangunan-bangunan.

(iil/ce1/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up