
HKTI: Gubernur Jatim terpilih, Khofifah Indar Parawansa menerima Capil dari ketua DPP HKTI Jatim, Ahmad Nawardi sewaktu acara HKTI Jatim di Surabaya, Minggu (19/8).
JawaPos.com - Gubernur Jawa Timur terpilih Khofifah Indar Parawansa lebih memilih irit bicara jika disinggung arah dukungannya pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang. Selain memilih bungkam, Khofifah juga sering menjawabnya dengan gurauan jika dihadapkan dengan pertanyaan seputar pilpres.
"2019 InsyaAllah pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur," kata Khofifah seraya tertawa saat ditanya soal pilpres usai menghadiri acara HKTI Jatim di Surabaya, Minggu (19/8).
Tidak hanya dalam kapasitasnya sebagai gubernur terpilih, Khofifah yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat NU itu juga memilih bungkam ditanya sikap Muslimat NU dalam ajang pilpres kali ini.
"Kita tidak ada janji ngomong pilpres lho ya, kita ngomong HKTI," kilah Khofifah sambil bercanda.
Sikap mantan Menteri Sosial (Mensos) periode 2014-2018 ini tentu bertolak belakang jika dibandingkan pada saat-saat dirinya dinyatakan menang pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 27 Juni lalu berdasarkan hitung cepat.
Dengan tegas, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat NU itu akan mendukung Joko Widodo (Jokowi) untuk dua periode. Bahkan, Khofifah mengaku siap jika ditunjuk sebagai juru bicara.
Namun, jika Khofifah benar-benar mendukung Jokowi, tentu Khofifah dengan 'terpaksa' harus membangun sinergi dengan partai yang tidak mengusung dirinya pada Pilgub 27 Juni lalu, yakni PKB dan PDI Perjuangan.
Sebaliknya, dua partai politik yang getol memenangkan Khofifah dan Emil Elestianto Dardak justru saat ini tergabung dalam poros koalisi pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, yakni Partai Demokrat dan PAN.
Seperti diketahui, Pilpres 2019 mendatang akan diikuti oleh dua pasangan, Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Kedua pasangan capres-cawapres ini sudah secara resmi mendaftar di KPU pada tanggal 10 Agustus lalu.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Spanyol vs Austria: Bursa Taruhan Jagokan La Roja, Opta Klaim Peluang Menang 70,6 Persen
Kemenhub Ungkap Kronologi Putus Kontak Pesawat PK-RCY di Balinggama Papua, Pilot Dilaporkan Meninggal Dunia
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
