Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 16 Agustus 2018 | 23.52 WIB

Diduga Protes Pemasangan Kijing, Belasan Makam di Malang Dirusak

PERUSAKAN: Beberapa kijing yang berada di Makam Umum Desa Pait, Dusun Bonjagung, Kabupaten Malang dirusak oleh oknum tidak bertanggung jawab. - Image

PERUSAKAN: Beberapa kijing yang berada di Makam Umum Desa Pait, Dusun Bonjagung, Kabupaten Malang dirusak oleh oknum tidak bertanggung jawab.

JawaPos.com - Sebanyak 16 kijing makam yang berada di Makam Umum Desa Pait, Dusun Bonjagung, Kabupaten Malang dirusak oleh oknum tidak bertanggung jawab. Anehnya, hanya makam yang ada kijingnya saja yang dirusak.


Juru kunci makam, Irwan Effendy, 35, mengatakan, perkiraan perusakan dilakukan pada Jumat (10/8) malam atau Sabtu (11/8) malam lalu. Namun, kejadian itu baru diketahui warga pada Senin (13/8) lalu. "Sepertinya dilakukan malam hari. Soalnya kalau siang, makam ini ramai untuk lalu lalang orang," ujarnya ketika ditemui JawaPos.com, Kamis (16/8).


Dia menerangkan, tidak ada satu pun warga yang tahu peristiwa perusakan kijing tersebut. Bahkan, warga yang rumahnya berjarak sekitar 40 meter dari makam juga tidak mendengar ada keributan di sekitar makam. "Tetangga waktu di interogasi mengatakan tidak tahu. Ya hanya mendengar anjing melolong saja," kata dia. 


Irwan mengungkapkan, setidaknya ada 16 kijing yang dirusak. Berdasarkan pemantauan JawaPos.com, kijing-kijing tersebut memang sengaja dirusak dengan menggunakan benda keras. Hal itu terlihat dari bentuk pecahan kijing yang berserakan di sekitar makam. Bahkan, ada juga yang sudah ditumpuk dengan pecahan kijing yang lain.


Ketika ditanya apa penyebab kerusakan ini, Irwan mengaku masih belum mengetahui. Namun, dia menceritakan, sebelumnya beberapa warga memang sempat ada yang memprotes pemasangan kijing di atas makam. "Sebagian ada yang protes masalah kijing. Tapi (kalau memang benar masalah protes) kan seharusnya berunding dengan masyarakat dulu. Tidak seperti ini," terangnya.


Namun, untuk lebih detail terkait penyebab perusakan, Irwan tidak bisa menjelaskan. 


Pihak Polsek Kasembon dan Koramil pun telah mengecek ke lokasi dan melakukan penyidikan lebih lanjut. Bahkan, beberapa orang juga sudah dimintai keterangan sebagai saksi. "Polsek dan Koramil sudah kesini. Kemarin ada yang sudah diintrogasi juga," lanjutnya.


Irwan memprediksi, pelaku perusakan lebih dari dua orang. Sebagai warga, dia pun merasa resah dengan kejadian ini. 


Menurut keterangan Irwan, di makam tersebut ada total 1.000 makam. Sementara yang ada kijingnya ada sekitar 25 persennya. "Dari 16 kijing yang dirusak, 2 diantaranya merupakan kijing makam sesepuh desa," pungkasnya

Editor: Sari Hardiyanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore