
Warga Lombok begitu panik usai gempa berkekuatan 7 SR mengguncang.
JawaPos.com - Seluruh warga yang merasakan gempa di Lombok begitu panik. Mereka berusaha menyelamatkan diri dari reruntuhan bangunan. Apalagi gempa itu sempat dinyatakan berpotensi tsunami. Tak ayal mereka mencari daerah ketinggian.
Sementara itu, ratusan bangunan rumah warga dan fasilitas lainnya ambruk. Penerangan listrik pun padam. Sebagian warga lainnya pun terpaksa menjauhi daerah yang berpotensi tsunami itu.
Tim emergency response Aksi Cepat Tanggap (ACT) yang tengah berada di Lombok pun langsung bertindak cepat membantu proses evakuasi. "Laporan terkini hampir seluruh wilayah Lombok gelap total. Mati lampu. Gempa terasa sangat keras sekali," kata Koordinator Tim Emergency Response ACT Kusmayadi dalam keterangannya yang diterima JawaPos.com, Minggu (5/8).
Kusmayadi menyebut, pihaknya menerima banyak laporan mengenai kerasnya guncangan gempa hingga berpotensi tsunami tersebut. "Kami menerima banyak laporan masuk tentang robohnya rumah-rumah warga," ujarnya.
Sebelumnya, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan, tsunami yang pertama telah terjadi setinggi 13,5 cm dan ketinggian 10 cm. “Tsunami tertinggi diperkirakan setengah meter. Seluruhnya terjadi di perairan bagian Utara Lombok. Laporan masuk terjadi tsunami 13,5 cm terjadi di Desa Carik di Lombok Utara,” ujar Dwikorita.
Kini peringatan potensi tsunami telah dicabut BMKG. "Peringatan dini tsunami yang disebabkan oleh gempa magnitudo 7 SR dinyatakan telah berakhir," kata Deputi Meteorologi BMKG, Mulyono Rahadi Prabowo dalam keterangannya, Minggu (5/8).

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
