
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
JawaPos.com - Kegiatan belajar mengajar (KBM) kembali berlangsung di seluruh sekolah, khususnya di wilayah DKI Jakarta. Sebagai pendahuluan, sekolah menyelenggarakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) selama tiga hari ke depan.
Pagi tadi, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berkesempatan meninjau langsung kegiatan MPLS di SDN Kampung Melayu 01 Pagi, Jakarta Timur, Senin (16/7). Dia menyampaikan pentingnya jalinan komunikasi antara pihak sekolah dan orang tua untuk mencegah berbagai masalah terjadi kepada si anak.
"Rumus untuk menyelesaikan dan mencegah adalah komunikasi yang dekat antara orang tua dan guru. Begitu orang tua mendengar anaknya mengalami masalah dan orang tua cepat bisa lapor pada guru, guru pun bisa cepat melakukan tindakan," ujarnya di lokasi.
Dia memberi contoh, saat kejadian kekerasan menimpa seorang anak di Denpasar, Bali, hingga meninggal dunia. Angeline, 8, ditemukan tewas pada 10 Juni 2015 lalu setelah hilang selama satu bulan.
Beberapa orang yang diduga terlibat dan mengetahui tewasnya Angeline itu ditahan polisi. Mereka adalah Margareth (ibu angkat korban), Ivon (kakak angkat pertama), Christina (kakak angkat kedua), Dewa Ketut Raka (petugas satpam), Agustinus Tae (pembantu), serta pasutri penghuni kos, Susiana dan Rahmat.
Menurutnya, hal tersebut lantaran interaksi belum berjalan dengan baik. “Ingat kasus di Bali, seorang anak yang meninggal karena kekerasan? Jika saja kita interaksi dengan baik, kalau di rumah ada masalah sekolah bisa tahu. Sebaliknya, sekolah ada masalah, orang tua cepat tahu,” terang Anies Baswedan.
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) itu menyebut, berbagai masalah yang sering terjadi kepada anak di antaranya masalah kekerasan, narkoba, pornografi, dan penyimpangan yang terkait dengan pikiran serta ideologi. Sedangkan bullying adalah salah satu kasus yang sering terjadi.
“Ketika orang tua dan sekolah berinteraksi, misal ada masalah dengan pornografi, sekolah bisa berkomunukasi dengan orang tua. Ada masalah dengan narkoba, kasus-kasus, maka orang tua bisa cepat tahu. Ada masalah dengan kekerasan bisa cepat tahu,” jelas dia.
Selain keharusan orang tua mengantar anak ke sekolah, berdasarkan Surat Edaran Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nomor 56/SE/2018 tentang Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah untuk Peserta Didik Baru Tahun Pelajaran 2018/2019, peserta didik baru agar tidak mengenakan atribut atau aksesoris yang tidak pantas dan tidak mendidik. Kegiatan itu murni untuk pengenalan lingkungan sekolah dan budaya lokal Jakarta.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
