JawaPos Radar | Iklan Jitu

NJOP se-Jakarta Naik, Ini Solusi dari Anies Baswedan

12 Juli 2018, 05:05:59 WIB | Editor: Bintang Pradewo
NJOP se-Jakarta Naik, Ini Solusi dari Anies Baswedan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
Share this


JawaPos.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut kenaikan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) Bumi dan Bangunan, Pedesaan dan Perkotaan (PBB P2) 2018 tidak terlalu membebani masyarakat. Menurutnya, program rumah DP Nol Rupiah bisa menjadi solusi bagi warga Jakarta.

“Makanya ada program DP 0 persen untuk mereka dapat rumah,” ujar Anies di Jakarta Pusat, Rabu (11/7).

NJOP se-Jakarta Naik, Ini Solusi dari Anies Baswedan
Rumah DP nol rupiah. (Dok. JawaPos.com)

Dia mengatakan, kenaikan NJOP yang baru tidak signifikan dibanding kenaikan-kenaikan yang sebelumnya terjadi. Aturan yang baru tersebut adalah penyesuaian dari pertumbuhan ekonomi dan harga.

“Bervariasi naiknya. Tapi kenaikan tahun ini belum apa-apa dibanding kenaikan tahun-tahun yang dulu. Justru ini menyesuaikan dengan perekonomian pertumbuhan harga secara umum,” jelas dia.

Sebelumnya, kenaikan NJOP ditetapkan dalam Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta 24/2018 yang telah diundangkan sejak 4 April 2018. Di Jakarta Pusat, Jalan Jenderal Sudirman merupakan kawasan dengan NJOP paling tinggi, yakni sebesar Rp 93.963.000.

Selain di kawasan Sudirman, kenaikan tersebar rata ke seluruh wilayah lainnya. Di antaranya Jakarta Barat, Jalan Pinangsia Raya naik pada angka Rp 29.375.000.

Kemudian di Jakarta Selatan, NJOP tertinggi yakni di Jalan P Lebak Lestari dengan nilai Rp23.623.000. Lalu, Jakarta Timur di Jalan Pulo Letut dan Jalan Rawa Terate I dengan nilai Rp 7.455.000.

Sedangkan, di Jakarta Utara NJOP tertinggi berada di Jalan Garden Gardenia dan Gold Coast Avenue Rp 18.375.000. Serta juga di Kepulauan Seribu, yaitu Jalan Pulau Putri Timur dengan harga sebesar Rp 8.145.000.

(yes/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up