
Kepadatan kendaraan saat arus mudik lebaran.
JawaPos.com - Polisi lalu lintas berencana melakukan antisipasi kemacetan jikalau arus balik pada libur Hari Raya Idul Fitri terbilang padat. Salah satunya, mereka akan menutup pintu masuk tol dalam kota Jakarta.
Namun Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Pol Royke Lumowa mengatakan, tidak semua pintu masuk tol dalam kota ditutup. "Yang ditutup adalah entrancenya. Itupun tidak semua, masuk lagi bisa di Slipi atau Jelambar," katanya kepada JawaPos.com, Minggu malam (17/6).
Soal bagaimana mekanisme waktu penutupannya, Roycke berkata hal tersebut tergantung pada situasi arus balik nantinya. "Nanti liat situasi kiriman arus dari timur," sebutnya.
Adapun arus dari timur diantaranya, Kali Kenteng, Gerbang Tol Manyaran di Semarang, Gerbang Tol Kalikuto, Gerbang Tol Kertasari, Gerbang Tol Palimanan dan Gerbang Tol Cikarang Utama.
Termasuk beberapa kawasan rest area seperti di Jalan Tol Cikampek-Palimanan, Palimanan-Kanci dan Cikampek. Roycke berharap agar para pemudik memanfaatkan rest area yang selalu sepi.
Lebih lanjut dia mengatakan, puncak arus balik diprediksi akan jatuh pada tanggal 19, 20, 24 Juni 2018. Untuk itu Roycke mengimbau agar pemudik menghindari tanggal tersebut.
Sementara itu, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Agung Budi Maryoto kemarin mengatakan, Polda Jabar, Polda Jateng, dan Polda Metro Jaya sepakat akan mengeluarkan dua kebijakan diskresi apabila terjadi kepadatan arus. Yakni berupa contra flow (lawan arah) dan one way (satu jalur).
Misalnya dari arah Jawa Tengah menuju Jawa Barat dan Jakarta. "Kemudian di Cikarut juga demikian. Kalau sudah terjadi kepadatan yang cukup panjang juga akan dilaksanakan one way sampai Cikarang Utama. Harapannya seperti itu sehingga memudahkan masyarakat," kata dia usai rapat koordinasi lintas sektoral kesiapan pengamanan arus balik Operasi Ketupat Lodaya 2018 di Cirebon, Jawa Barat, Minggu (17/6).
Agung mengimbau, apabila dilaksanakan one way, pemudik harus mengikuti batas kecepatan yang sudah diatur oleh kementerian. "Jangan sampai karena merasa sudah lancar, kecepatan tinggi, justru akan membahayakan diri sendiri dan orang lain," pungkasnya. (dna)

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
