
CCTV di rumah dinas Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno yang merekam aksi pencurian.
JawaPos.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menceritakan kronologis pencurian di rumah dinasnya. Menurutnya, peristiwa itu terjadi usai kegiatan buka bersama dengan Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), Selasa (12/6) kemarin.
"(Terjadi saat) acara kami. Selama bulan suci Ramadan ini saya mengadakan buka puasa bersama warga dan elemen. Yang waktu itu mengadakan adalah temen-temen dari KAHMI dan beberapa temen-temen dari kajian islam dan temen-temen yang bergerak pada pelayanan masyarakat," ujar Sandi saat ditemui di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (14/6).
Acara tersebut dihadiri sekitar 200-300 orang. Kegiatan berjalan lancar hingga salat tarawih selesai. Namun, tiba-tiba Ustaz Muhammad Nasih yang saat itu mengisi tausyiah mengaku kehilangan suatu barang.
"Setelah kejadian tersebut Pak Ustaz Nasih mengaku kehilangan dan orangnya berbaju biru kejadian pas Tarawih dan baru tahu habis Tarawih," tuturnya.
Politikus Partai Gerindra itu merasa ironis atas apa yang terjadi. Pasalnya, telepon genggam milik ustaz yang juga menjadi Imam salat tarawih itu malah dicuri.
"Itu tidak menggambarkan esensi kita kembali ke fitri selama bulan Ramadan masuk ke hari raya Idul Fitri," kata dia.
Kasus pencurian tersebut menjadi tamparan bagi dirinya, pemerintah, serta aparat penegak hukum. Sebab, pada tempat yang mendapatkan penjagaan ketat saja masih dapat terjadi tindak kriminal.
"Itu merupakan wake up call dan tamparan kita sendiri bahwa di unit yang terpenting di tengah-tengah Kota Jakarta ini masih ada tindakan kriminal seperti itu," pungkasnya.
Sebelumnya, kejadian itu menimpa Imam salat yang tengah memimpin ibadah tarawih di rumah dinas Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, Jalan Denpasar Raya, Setia Budi, Jakarta Selatan.
Berdasarkan video yang beredar di kalangan wartawan, terlihat sejumlah orang yang sedang salat. Mereka diketahui baru saja selesai mengikuti kegiatan buka puasa bersama yang diadakan Sandiaga pada Selasa (12/6).
Seseorang yang mengenakan kemeja biru tiba-tiba masuk ke barisan depan jamaah. Dia berjalan melalui sisi pinggir dan menunggu jamaah melakukan sujud. Dengan cepat, maling tersebut mengambil sejumlah barang lalu meninggalkan barisan depan sebelum jamaah bangun dari sujudnya.
“Terdapat seorang jamaah (Imam salat) yang sedang melaksanakan salat terawih telah kehilangan barang bawaannya,” ujar Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Indra Jafar saat dihubungi, Rabu (13/6).

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
