
ILUSTRASI Baru dibentuk, Tim Penanganan Gangguan Khusus (Pegasus) langsung menunjukkan tajinya. Mereka langsung bergerak dan meringkus beberapa penjahat di wilayah hukum Polrestabes Medan.
JawaPos.com – Baru dibentuk, Tim Penanganan Gangguan Khusus (Pegasus) langsung menunjukkan tajinya. Mereka langsung bergerak dan meringkus beberapa penjahat di wilayah hukum Polrestabes Medan.
Gun, warga Jalan Rawa, Gang Sedar, Kecamatan Medan Denai, tidak berkutik saat disatroni Tim Pegasus. Gun diduga menjadi pelaku pencurian handphone milik, Syafrida Irmayani warga Jalan Menteng Gang Kesehatan Kelurahan Binjai, Medan Denai, Jumat (1/6) petang.
"Penangkapan Gun kita lakukan saat Tim Pegasus melakukan patroli di kawasan Jalan Menteng," kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha Prawira, Sabtu (2/6) malam.
Awalnya Tim Pegasus mendapat informasi dari masyarakat bahwa telah terjadi pencurian handphone. Tim langsung bergerak dan meminta keterangan korban.
Berbekal ciri-ciri pelaku, tim langsung bergerak cepat. Gun akhirnya ditangkap. Dari tangannya ditemukan sebuah handphone jenis android yang diduga milik korban.
"Ketika diinterogasi, Gun mengakui jika baru saja melakukan pencuri HP di satu rumah Gang Kesehatan," terangnya.
Terpisah, Tim Pegasus juga menggulung dua laki-laki yang diduga melakukan pencurian sepeda motor. Nasib Mulia, warga yang menjadi korban pencurian itu.
Dua lelaki yang berinisial RWS dan DT. Mereka mencuri sepeda motor milik, Nasib Mulia. Saat itu Mulia baru pulang membeli makanaan berbuka langsung memarkirkan sepeda motornya di depan rumah.
Selang beberapa menit ditinggal motor itu raib. Ternyata ada yang melihat para pelaku membawa sepeda motor tersebut.
Personel Polrestabes Medan Unit Ranmor mendapat kabar bahwa Pelaku 363 KUHP sedang berada di Jalan Karya Sekata Lorong VI Kel. Karang Berombak Kecamatan. Medan Barat tepatnya dirumah pelaku. RWS kemudian ditangkap. Setelah dilakukan pengembanag, barulah rekan RWS, DT diciduk polisi.
"Kembali saya tegaskan kepada para pelaku kejahatan, jangan coba-coba melakukan aksi kejahatan di wilayah hukum Polrestabes Medan. Jika sudah meresahkan masyarakat, Tim Pegasus yang sudah disebarkan di setiap sudut Kota Medan akan melakukan tindakan tegas dan terukur kepada pelaku kejahatan," pungkasnya.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Jessica Mila Sentil Kapten Kapal Soal Polemik Pulau Padar: Harus Terbuka soal Larangan Berlayar!
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku SepekanÂ
