
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno.
JawaPos.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menyebut masih banyak fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum) yang belum diserahkan oleh pengembang. Oleh karena itu, penagihan fasos fasum kini dijadikan sebagai indikator penilaian kinerja (KPI) para Wali Kota.
"Saya tidak bilang malas. Tapi memberikan insentif. Karena selain insentif, tentunya ya ada disinsentif. Kalau kita jelas bahwa memastikan untuk penagihan itu dimasukkan ke KPI-nya pak Walikota se-Jakarta," ujar Sandi di Balai Kota, Rabu (30/5).
Hal itu, kata dia, ternyata berhasil mempercepat progres penagihan dan pemetaannya. Menurutnya, dengan ditagihnya kewajiban pengembang oleh Wali Kota, para pengusaha lebih rajin membayar.
“Begitu didatangin, orang-orang ini bayar. Kalau pengusaha ini tidak didatangi, ya tidak bayar. Simpel saja dan harus didatangi,” tutur Politikus Partai Gerindra itu.
Dia mengaku, hal tersebut juga terjadi pada dirinya sendiri ketika masih berada di dunia usaha. “Saya dulu pengusaha, saya ya kalau bisa tarsok-tarsok (entar-besok). Ya saya tarsok. Tapi kalau didatangi oleh Wali Kota gitu loh, ya pasti akan ada tindak lanjutnya,” ungkap dia.
Sebelumnya, Sandi menilai selama ini para satuan kerja perangkat daerah (SKPD) kurang maksimal dalam menagih asetnya. Padahal, penagihan fasos fasum tersebut menjadi rekomendasi khusus dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) DKI Jakarta
Adapun BPK telah memberikan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) terhadap LKPD DKI tahun anggaran 2017. Seperti yang diketahui, selama empat tahun terakhir, ibu kota hanya mendapat opini wajar dengan pengecualian (WDP).
Namun begitu, selain fasos fasum ada catatan dari BPK lainnya, yakni sistem pelaporan pengelolaan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) yang dinilai kurang maksimal. BPK mengimbau Pemprov DKI untuk segera mungkin menyikapi rekomendasi dengan memberikan jangka waktu 60 hari.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
