
Ilustrasi
JawaPos.com - Tunjangan Hari Raya (THR) sangat ditunggu termasuk para tenaga honorer di lingkungan Pemkot Palembang dan Pemprov Sumsel. Salah satunya Eko Nurhadi, tenaga honorer di Pemkot Palembang.
Eko mengatakan, THR sangat penting untuk memenuhi kebutuhan menjelang lebaran. Meski begitu, ia tidak tahu apakah tahun ini akan kembali mendapatkan THR lagi seperti 2017 lalu.
"Walaupun kami honorer tapi kerja kami juga sama seperti ASN," katanya saat ditemui di Pemkot Palembang, Senin (28/5).
Untuk besaran yang diterima tahun lalu sebesar Rp 1,5 juta sama seperti besaran satu bulan gaji yang diterimanya. Menurutnya, besaran tersebut cukup membantu dalam mencukupi kebutuhan jelang lebaran.
"Semoga saja tahun ini kami dapat THR lagi," harapnya.
Hal senada diungkapkan , Hendro, salah satu honorer Pemprov Sumsel juga mengakui bahwa THR sangat dinantinya, bahkan ia berharap di tahun ini THR tetap diberikan kepada tenaga honorer di lingkungan Pemprov Sumsel.
Ia juga mengakui jika ditahun lalu, THR diberikan kepada seluruh tenaga honorer. Namun, dirinya enggan membeberkan besaran THR yang diterima di tahun 2017 lalu.
"Kami harap tahun ini sama seperti sebelumnya, sama-sama dapat THR," singkatnya.
Terpisah, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sumsel, Ahmad Mukhlis menerangkan, biasanya hampir setiap tahun tenaga honorer diberikan semacam intensif tambahan.
Namun, kebijakan ini sepenuhnya dikembalikan ke Pemerintah Daerah (Pemda) masing-masing. "Jadi tergantung dari pimpinan daerah apakah ingin memberikannya kepada honorer atau tidak," ujarnya.
Untuk tenaga honorer di lingkungan Pemprov Sumsel, lanjut Mukhlis, tentunya akan diberikan mengingat kondisi keuangan saat ini relatif aman begitu juga daerah lainnya. Namun, ia masih enggan membeberkan besaran THR yang bakal diterima oleh honorer.
Sedangkan untuk THR kepada PNS, pihaknya telah menganggarkan sekitar Rp 64 miliar untuk 7 ribu PNS di lingkup Pemprov Sumsel. "Dana ini sama seperti dana yang dianggarkan tiap bulan untuk gaji. Nantinya THR ini paling lambat Juni sudah mulai dicairkan," tutupnya.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
