
Anggota Satlantas Polres Landak saat mengurus pengendara yang terjaring Ops patuh Kapuas 2018, di Ngabang, Senin (7/5).
JawaPos.com - Dalam Operasi Patuh Kapuas 2018, Satlantas Polres Landak berhasil menjaring 602 pelanggar lalu lintas. Pelanggaran yang paling dominan dilakukan pengendara sepeda motor. Di samping itu ada juga pengemudi mobil yang masih enggan menggunakan Safety Belt (sabuk keselamatan).
Kasat Lantas Polres Landak AKP Gandi Darma Yudanto merinci, selama 12 hari Operasi Patuh Kapuas terdapat pelanggaran dari pengedara sepeda motor sebanyak 343 kasus. Bentuk pemotor itu tidak umumnya kurang kelengkapan pada kendaraan dan pengandara yang tidak membekali diri dengan surat-surat berkendara, seperti SIM dan STNK.
Khusus untuk pengemudi yang tidak menggunakan safety belt jumlah pelanggarannya mencapai 180 kasus. Angka itu dianggap cukup besar bagi pengendara roda empat atau lebih.
"Dalam Operasi Patuh kali ini juga yang menjadi target operasi adalah pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm dan pengemudi kendaraan roda 4 atau lebih yang tidak menggunakan sabuk keselamatan,” jelas Gandi Darma Yudanto seperti dilansir Rakyat Kalbar (Jawa Pos Group), Selasa (8/5).
Menurutnya dua pelanggaran itu menjadi sangat membahayakan terhadap keselamatan pengemudi. "Pelanggaran itu bisa berakibat fatal lho," sambungnya.
Dia menjelaskan, pemberian tilang kepada pengendara yang melanggar lalu lintas merupakan sebagai upaya agar masyarakat tidak lupa untuk selalu mengutamakan keselamatannya. Untuk itu, setiap pelanggar lalu lintas selain ditindak juga diberikan edukasi seperti apa berlalu lintas yang baik dan benar.
"Selama pelaksanaan Ops Patuh Kapuas 2018 ini kami tidak hanya melakukan kegiatan represif, tapi juga tetap melaksanakan kegiatan pencegahan berupa edukasi, sosialisasi, dan himbauan kepada masyarakat," paparnya.
Selain Operasi Patuh Kapuas 2018, Satlantas Polres Landak juga meningkatkan patroli di kawasan rawan macet dan kecelakaan. Seperti kampanye keselamatan berlalu lintas, membagikan brosur, hingga edukasi kepada pelanggar lalu lintas di bawah umur.
Juga pemasangan spanduk. "Tujuannya supaya masyarakat bisa mentaati peraturan berlalulintas dan berhati-hati jika mengemudi kendaraan," tukas Gandi.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
