
Drone electronic traffic law enforcement (ETLE) mulai dioperasikan Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri. (Antara)
JawaPos.com - Drone electronic traffic law enforcement (ETLE) mulai dioperasikan Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri untuk mengawasi dan menindak pelanggaran lalu lintas. Teknologi ini dikenal dengan nama ETLE Drone Patroli Presisi. Kepala Korlantas Polri, Irjen Pol. Agus Suryonugroho, menyampaikan bahwa penggunaan drone merupakan langkah untuk menghadirkan sistem penegakan hukum yang lebih objektif, profesional, dan meminimalisir interaksi langsung.
Menurut Agus dengan adanya ETLE drone mampu menjangkau area rawan pelanggaran yang sulit diawasi dengan metode konvensional.
"ETLE Drone Patroli Presisi ini kami gunakan untuk menjangkau titik-titik rawan pelanggaran yang selama ini sulit terpantau sekaligus sebagai upaya preventif untuk meningkatkan kesadaran dan disiplin masyarakat berlalu lintas," ujar Agus dikutip dari Antara.
Agus menjelaskan bahwa penggunaan drone dalam pengawasan lalu lintas menghadirkan sejumlah keunggulan yang tak bisa diabaikan. Dengan teknologi ini, pengawasan dapat dilakukan secara real-time, memberikan hasil yang akurat, dan semua data terlaporkan dengan baik.
Keunggulan ini memungkinkan setiap pelanggaran ditindak berdasarkan data valid, sekaligus meminimalisasi potensi penyimpangan dalam proses penegakan hukum. Operasi ETLE Drone Patroli Presisi resmi dimulai pada Jumat (9/1) lalu, diinisiasi oleh tim khusus dari Ditgakkum Korlantas Polri. Sebagai langkah awal, operasi ini dilakukan di kawasan Jalan Raya Cibubur.
Fokus utama pengawasan adalah arus kendaraan dan pelanggaran lalu lintas yang kerap terjadi di area rawan. Dalam waktu singkat, Agus memaparkan bahwa sudah ada 18 pelanggaran lalu lintas yang berhasil terekam kamera ETLE drone—sebuah capaian signifikan untuk langkah perdana ini. Sebagian besar pelanggaran yang teridentifikasi melibatkan pengendara roda dua.
Banyak di antara mereka tidak mematuhi aturan keselamatan dasar, yang tentunya bisa membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya. Hal ini menjadi pengingat besar agar masyarakat lebih waspada dan patuh terhadap peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama. Namun, Agus menegaskan bahwa peluncuran ETLE Drone Patroli Presisi bukan hanya tentang memberikan sanksi atau penindakan semata.
Lebih dari itu, alat ini diharapkan dapat menjadi media edukasi serta memberikan peringatan dini kepada masyarakat untuk meningkatkan kedisiplinan dalam berlalu lintas. Keselamatan adalah tanggung jawab kita semua. Dengan menaati aturan-aturan yang ada, angka pelanggaran dan kecelakaan di jalan raya dapat diminimalkan.
Dalam penutupnya, Agus menegaskan komitmen Korlantas Polri untuk terus berinovasi serta mendukung terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran berlalu lintas (kamseltibcarlantas) di seluruh Indonesia. Dengan langkah seperti ini, harapannya adalah menciptakan jalan yang lebih aman bagi semua pengguna.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Ekuador vs Jerman di Piala Dunia 2026: Der Panzer Kejar Rekor Sempurna di Fase Grup
