Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 24 April 2018 | 14.26 WIB

Instalasi Listrik Sekolah Berusia Uzur, 14 SMP Menumpang Gelar UNBK

Ilustrasi: 14 Sekolah harus menumpang menggelar UNBK di Kota Bitung. - Image

Ilustrasi: 14 Sekolah harus menumpang menggelar UNBK di Kota Bitung.

JawaPos.com - Hampir setiap daerah mengalami kendala dalam pelaksanaan hari pertama Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Di Kota Bitung, Sulawesi Utara (Sulut) misalnya, dari 39 SMP yang tercatat, 14 di antaranya masih menumpang menjalankan UNBK. Sisanya sudah mandiri. Salah satu penyebabnya jaringan listrik di bangunan sekolah sudah uzur, sehingga tidak mampu menyuplai arus listrik untuk komputer.


39 SMP yang menggelar UNBK itu terdiri dari 35 sekolah negeri dan 4 sekolah swasta. Jumlah peserta secara keseluruhan mencapai 3.565 siswa.


Wali Kota Bitung Maximilian J Lomban menuturkan, permasalahan dalam UNBK di Bitung bukan karena server, melainkan jaringan listriknya. Bukan stabilisasi arus listrik dari PLN.


"Masalahnya bukan ada di PLN, tapi instalasi di sekolah tersebut harus segera dibenahi. Hal itu mencukupi pasokan daya listrik pada komputer yang digunakan di ujian,” jelas Lomban seperti dilansir Radar Manado (Jawa Pos Group), Selasa (24/4).


Pada hari pertama UNBK SMP, Wali Kota Bitung Maximilian J Lomban bersama Wakil Wali Kota Bitung Maurits Mantiri meninjau langsung pelaksanaan UNBK di SMP Negeri 2 dan SMP Katolik Don Bosco.


Dalam rombongan itu turut didampingi Sekretaris Kota (Sekko) Bitung Audy Pangemanan, Ketua DPRD Kota Bitung Laurendsius Supit, dan Ketua TP PKK Kota Bitung Khouni Lomban Rawung.


Lebih jauh Lomban menjelaskan, beberapa sekolah yang dalam melaksanakan ujian harus bergabung dengan sekolah lainnya. “Kurang lebih ada 14 SMP/MTs di Kota Bitung yang harus ujian gabung karena beberapa faktor yang menghambat pelaksanaan ujian dilaksanakan di sekolah tersebut," beber Lomban.


Wakil Wali Kota Bitung Maurits Mantiri menambahkan, ke depan permasalahan sekolah belum mandiri akan segera dievaluasi. Pihaknya akan mencarikan solusi untuk sekolah itu, sehingga pelaksanaan UNBK tahun depan bisa mandiri.


"Permasalahan tersebut akan mulai dievaluasi dan langsung dicari solusinya. Agar pelaksanaan tahun depan, sekolah-sekolah yang masih gabung sudah bisa mandiri melaksanakan ujian," ujarnya.


Kepala Dinas Pendidikan Kota Bitung Julius Ondang mengatakan , ada 25 sekolah yang melaksanakan ujian secara mandiri dan 14 sekolah masih gabung. Dirinya bersyukur pelaksanaan UNBK hari pertama bisa berjalan dengan baik.


"Bersyukur untuk hari pertama ini bisa berjalan dengan baik. Untuk sekolah yang masih melaksanakan ujian secara gabungan, kami akan berupaya agar tahun berikutnya ujian bisa dilaksanakan di masing-masing sekolah," tandasnya.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore