
Kepulauan Derawan di Kaltim. Jatah anggaran pengembangan potensi wisata di Derawan diharap dapat teralokasi dengan tepat.
JawaPos.com - Pemprov Kalimantan Timur (Kaltim) semakin serius mengembangkan sektor pariwisata di wilayahnya. Terbaru, investasi langsung senilai puluhan miliar rupiah disebut akan mengucur untuk pengembangan Pulau Derawan dan Maratua di Kabupaten Berau.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Kaltim, Zairin Zain mengatakan, dana pengembangan tersebut mencapai Rp 50 miliar dan berasal dari pemerintah pusat. “Dana ini semua untuk objek di Kepulauan Derawan. Untuk pelaksanaannya akan dimulai 2019 nanti,” ujarnya sebagaimana dikutip dari Prokal.co (Jawa Pos Group), Rabu (18/4).
Dia menjelaskan, belanja yang mengucur lewat dana alokasi khusus itu akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur penunjang. Seperti hotel-hotel, perpanjangan landasan pacu bandara di Pulau Maratua, dan fasilitas lain.
“Pemerintah pusat juga menegaskan kepada kami agar tidak hanya mengandalkan dana APBD dan APBN. Kerja sama dengan swasta dan BUMN harus diperkuat. Intinya mencari sumber lain. Paling tidak, setelah infrastruktur rampung semakin banyak investor yang melirik,” tutur dia.
Zairin juga menyebut, pembangunan infrastruktur jalan lingkar Maratua juga sudah berjalan. Melalui APBN, Rp 70 miliar sudah dialokasikan. Nilai itu belum mencapai separuh dari anggaran kebutuhan untuk proyek tersebut, yang mencapai Rp 150 miliar. Adapun APBD, akan menyumbang Rp 35 miliar.
Menyambut hal itu, Wakil Ketua Badan Promosi Pariwisata Kaltim Eddy Yusuf Assainar menilai, penganggaran tersebut merupakan progres yang baik bagi sektor pariwisata di Benua Etam. Namun, dia mengingatkan agar pemerintah tak asal membangun.
Menurutnya, perlu pengawasan bersama, agar proyek tersebut tepat sasaran. “Jangan nanti malah sia-sia. Pemerintah pusat sudah serius. Kaltim pun harus serius. Daerah lain sekarang ini berlomba-lomba mengembangkan pariwisata. Kaltim jangan sampai ketinggalan,” serunya.
Lebih lanjut, dia berharap, pembangunan dan pengembangan sektor pariwisata di Kaltim bisa lebih merata. Meskipun, dia akui, butuh waktu cukup lama. “Kalau sudah serius kenapa tidak,” pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
