
Ilustrasi daun ganja
JawaPos.com – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Lampung memetakan wilayah yang rawan menjadi lokasi ladang ganja. Yakni di Tanggamus, Pesawaran, Lampung Barat, dan Pesisir Barat.
Direktur Ditresnarkoba Polda Lampung Kombes Shobarmen mengatakan, beberapa titik pada wilayah tersebut memiliki kontur pegunungan. Karena itu, pengawasan terhadap lokasi yang dicurigai akan ditingkatkan.
”Masyarakat yang mengetahui adanya kemungkinan lokasi ladang ganja juga diharapkan segera melaporkan ke kepolisian,” sebut Shobarmen seperi dikutip Radar Lampung (Jawa Pos Group), Jumat (30/3).
Terkait temuan ladang ganja di Dusun Kandis, Pekon Kampung Baru, Kotaagung Timur, anggota Ditresnarkoba Polda Lampung dan Polres Tanggamus masih melakukan penyelidikan. Ini untuk mengetahui siapa pemilik ganja tersebut.
Sejauh ini, penyidik menemui kesulitan lantaran tidak ada saksi fakta yang melihat proses penanaman ganja itu. ”Ya, itu kesulitan kita. Tidak ada yang melihat, siapa penanam ganja di wilayah tersebut," ujarnya.
Menurut dia, penyidik Polres Tanggamus sudah meminta keterangan tiga penggarap lahan di sekitar lokasi ladang ganja. Selain itu, polisi juga akan meminta keterangan satu saksi lagi.
Keterangannya penting lantaran diduga memiliki informasi siapa penggarap ladang ganja itu. ”Satu saksi lagi dari penggarap lahan di sekitar lokasi penemuan akan kita minta keterangannya. Ini cukup berpengaruh untuk penyelidikan," ujarnya.
Lebih lanjut Shobarmen mengungkapkan, pihaknya juga belum bisa menyimpulkan apakah penanaman ganja itu masih tahap uji coba. ”Kita belum tahu. Meskipun katanya sudah pernah di panen. Ini masih sebatas uji coba atau memang sudah berproduksi. Masih kita dalami," tegasnya.
Sebelumnya, Kasatresnarkoba Polres Tanggamus Iptu Anton Saputra mengatakan, sudah ada lima saksi yang dimintai keterangan. Mulai dari orang yang kali pertama menemukan kebun ganja, pengelola lahan hingga warga di Dusun Kandis.
”Kami juga sudah meminta keterangan pengelola lahan, pencari burung, dan pengelola di sebelah kebun (ganja). Mereka mengaku tidak tahu. Selain itu, tidak ditemukan benda-benda yang mengarah ke upaya penanaman ganja," kata Anton.
Ladang ganja seluas hampir 1.000 meter persegi itu ditemukan di kaki Gunung Tanggamus, Rabu (7/3).
Lahan yang ditumbuhi sekitar 600 batang tanaman ganja dengan ukuran paling tinggi dua meter dan paling rendah 15 sentimeter itu ditemukan polisi berdasarkan informasi masyarakat. Di ladang itu, polisi juga menemukan 1.000 benih semaian ganja yang siap di tanam.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
