
Sekertaris Jenderal Kemenhub, Sugihardjo (tengah) saat meninjau lokasi perluasan Bandara Ahmad Yani Semarang, Kamis (22/3).
JawaPos.com - Bandara baru Ahmad Yani Semarang, Jawa Tengah dipastikan siap dipakai untuk mudik lebaran tahun ini. Oleh karenanya, Kementerian Perhubungan segera mengaudit ulang mega proyek perluasan bandara internasional yang berdiri diatas lahan seluas 58 ribu hektare itu.
Sekertaris Jenderal Kemenhub, Sugihardjo menyatakan proses audit dilaksanakan untuk melihat kelayakan bangunan terminal penumpang yang sedang digarap. Apakah sudah bisa dioperasionalkan secara bertahap atau belum.
"Karena kami konsisten meningkatkan kapasitas Bandara Ahmad Yani sebagai proyek strategis nasional," tutur Sugihardjo, ketika meninjau proyek pembangunan dan perluasan bandara, Kamis (22/3).
Dikatakannya, perluasan memang diperlukan untuk meningkatkan daya tampung yang semula hanya 800 ribu penumpang dengan luas arealnya 3.800 hektare. Padahal jumlah penumpang pesawatnya rata-rata per tahun mencapai 4,4 juta orang. "Nantinya akan ditingkatkan menjadi 58 ribu hektare," sambungnya.
Dengan demikian, Ia berharap nantinya, terminal baru Bandara Ahmas Yani mampu menampung hingga 60 ribu penumpang atau naik sampai sembilan kali lipat.
Di sela tinjauannya di gedung terminal penumpang Bandara Ahmad Yani, ia memastikan bahwa akses jalannya sudah selesai dan bisa dilintasi dalam waktu dekat. Pembangunan area terminal penumpang tersebut, katanya akan terus dikebut sehingga dapat digunakan bertahap.
"Sebelum dipakai harus ada verifikasi secara menyeluruh. Proses audit akan dikerjakan oleh tim gabungan Dirjen Kebandaraan serta Dirjen Keselamatan Perhubungan Kemenhub, baru setelah itu bisa digunakan untuk melayani aktivitas penerbangan," ujarnya lagi.
Sementara Direktur Operasi PT Angkasa Pura I, Wendo Asrul Rose menjelaskan proyek terminal penumpang baru di Bandara Ahmad Yani kini telah mencapai 63 persen.
Ia menambahkan, untuk pembuatan taxway kini sudah 100 persen. Pihaknya saat ini tinggal mengebut proyek paket empat mencakup parkir dan landasan pacu yang baru dikerjakan 10 persen.
"Terminal penumpang akan diselesaikan Mei bertepatan dengan kegiatan verifikasi. Jadi, kami tidak menunggu operasional 100 persen tapi dioperasikan secara parsial dengan progres fisik belum selesai semua. Sehingga, mudah-mudahan Lebaran sudah bisa dioperasikan," ungkapnya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
