
Humas Polda DIJ AKBP Yulianto
JawaPos.com - Polda Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) berencana melakukan penertiban atau razia orang gila. Hal tersebut dilakukan guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Namun razia tersebut masih menunggu hasil koordinasi dengan intansi lainnya.
"Kami belum melakukan razia. Kami harus koordinasi dulu dengan instansi-instansi terkait. Kan ada Dinkes (Dinas Kesehatan), Dinsos (Dinas Sosial), dan rumah sakit," kata Humas Polda DIJ AKBP Yulianto dikonfirmasi Kamis (22/2).
Diakuinya pada Rabu (21/2) lalu ada seseorang yang diduga gila diamankan oleh pihak kepolisian. Namun itu bukan razia, melainkan karena yang bersangkutan dianggap meresahkan.
"Yang terduga gila di jalan mutar-mutar bawa golok, polisi mengamankan dibawa ke Polsek. Selanjutnya dibawa ke RS Ghrasia (Pakem, Sleman) untuk diobservasi," katanya.
Beberapa hari belakangan, di daerah-daerah lain memang sedang gencar penangkapan orang gila. Terlebih adanya kasus penyerangan yang dilakukan terhadap ulama atau kiai oleh orang yang dianggap mengidap penyakit gangguan kejiwaan tersebut.
Sementara Kapolsek Godean Kabupaten Sleman Kompol Heri Suryanto mengatakan, pria diduga gila yang diamankan pada Rabu (21/2) lalu itu membawa golok sepanjang 30 centimeter.
Pihak kepolisian dan Koramil setempat menangkap atas laporan dari warga. Pria yang saat diinterogasi mengaku berasal dari Kabupaten Temanggung, Jateng itu berkeliaran di Desa Sidoluhur dan berhasil ditangkap di Desa Sidokarto.
"Dia hanya berjalan sambil mengacung-acungkan golok yang dibawanya, warga yang resah melapor, lalu kami amankan," pungkasnya.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
