
Photo
JawaPos.com - Ada yang aneh dengan kondisi trotoar di Jalan Moewardi, Solo. Lebar trotoar yang baru selesai dibangun itu punya ukurannya tidak lazim. Lebarnya tidak lebih dari 60 sentimeter. Keberadaan trotoar mini itu pun dikeluhkan sejumlah pengguna jalan yang melintas.
Salah satu warga, Hari, 30, mengaku agak kurang nyaman dengan keberadaan trotoar mini tersebut. Ukuran trotoar tidak seperti trotoar pada umumnya yang memiliki lebar lebih dari satu meter. Dengan ukuran trotoar yang tidak lebih dari 60 sentimeter itu, jelas akan mengganggu kenyamanan.
"Apalagi kalau ada dua pejalan kaki yang berjalan dari dua arah berlawanan, kan jadi tidak nyaman. Masak yang satu harus turun ke jalan dulu," katanya kepada JawaPos.com, Rabu (27/12).
Hari menambahkan, terlebih jalur tersebut lalulintasnya! sangat padat. Sehingga cukup berbahaya jika pengguna jalan berjalan di jalur kendaraan. "Seharusnya trotoar itu kan untuk keamanan dan keselamatan pejalan kaki juga, tapi kalau seperti ini. Kan malah berbahaya," ucapnya.
Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Solo, Endah Sitaresmi Suryandari saat dihubungi JawaPos.com, menjelaskan jika pihaknya tidak bermaksud mengesampingkan kenyamanan para pejalan kaki. Melainkan karena minimnya lebar trotoar tersebut untuk mengejar standar lebar jalur cepat yang ada.
"Karena kalau untuk jalur cepat itu kan ada standarnya, kami ingin mengejar itu. Bukan berarti kami mengesampingkan kenyamanan pejalan kaki. Tidak ada niatan seperti itu," ungkap perempuan yang akrab disapa Sita.
Sebelumnya Sita sudah mengupayakan agar lebar trotoar minimal 80 sentimeter, tetapi itu tidak memungkinkan. "Ini kan hanya setahun, nanti kalau overpass jadi kemungkinan bisa dilakukan pelebaran (trotoar). Mungkin dengan dilakukan pembebasan lahan dulu," tukas Sita.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
