
Bupati Puwakarta, Dedi Mulyadi bersama wawan dan ketiga anaknya.
JawaPos.com - Keluarga Wawan bisa bernapas lega. Rumahnya yang nyaris roboh lantaran diterpa hujan dan angin, kini diperbaiki.
Itu setelah Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi mengunjungi kediamannya di Jalan Ibrahim Singadilaga Gang Nusa Indah 4 RT 04 RW 01, Kabupaten Purwakarta, Sabtu (2/12).
Dedi merasa prihatin karena rumah yang dihuni oleh Wawan, yang notabene bekerja serabutan beserta tiga anaknya, dalam kondisi tak layak huni.
Wawan sendiri hidup pas-pasan. Dia diketahui memiliki tiga orang anak laki-laki.
Dua anak masih menempuh pendidikan sekolah dasar dan satunya lagi putus sekolah lantaran tidak bisa melanjutkan ke SMA.
Melihat kondisi ketiga anak Wawan, Dedi berpesan kepada Wawan agar sebisa mungkin anak- anaknya dapat bisa terus sekolah.
Sebab hal itu menjadi salah satu fokus perhatian pemda yaitu pendidikan.
"Jangan kedul (malas), pokoknya harus tetap semangat. Jangan putus sekolah," ucap Dedi.
Sebelumnya Nurjanah dalam cuitannya bercerita mengenai muridnya yang merupakan salah satu anak Wawan.
Dalam akun sosial medianya ia menceritakan muridnya yang merupakan salah satu anak berprestasi dan juara di kelas, menangis saat ditanya alasan tidak membawa beras perelek saat itu.
Beras perelek adalah pogram imbauan Pemerintah Purwakarta pemberian satu gelas beras, dalam seminggu dari warga mampu, ke warga kurang mampu.
Setelah mencari tahu mengenai latar belakang anak tersebut ternyata, murid Nurjanah
tinggal di sebuah rumah bersama seorang bapak dan ke dua kaka laki-lakinya masing-masing kelas 6 SD dan satu lagi harus putus sekolah.
"Anak ini cukup pintar dan juara kelas, mereka tinggal di rumah yang menurut kami enggak
layak. Kami pun sempat melihat isi rumahnya," kata Nurjanah dalam cuitannya.
Diakhir cuitan, Nurjanah menceritakan setiap pulang sekolah mereka pergi ke pasar untuk
menjadi kuli panggul. Sebagian sisa uang yang mereka dapatkan, untuk keperluan uang jajan.
Hal inilah yang lantas menggugah kepedulian Dedi. Dedi kemudian memberikan bantuan perbaikan rumah, sembako, hingga pendidikan.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
