
Photo
JawaPos.com - Bakal pasangan calon (paslon) jalur independen di Pemilihan Wali (Pilwali) Kota Padang 2018, belum ada yang mendaftarkan diri. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang sudah membuka pendaftaran paslon independen sejak 25 November lalu, dan akan ditutup pada Rabu (29/11) besok.
"Pada hari terakhir itu, batas waktunya hingga pukul 24.00 WIB. Lewat dari batas waktu yang sudah ditentukan, KPU tidak lagi menerima syarat penyerahan dukungan tersebut," tegas Komisioner KPU Kota Padang Chandra Eka Putra, Selasa (28/11).
Sejauh ini, bakal paslon independen baru sebatas melakukan konsultasi terkait teknis syarat dan tata cara proses penyerahan berkas. Termasuk berkas apa yang nantinya diverifikasi pihak KPU.
Sebelumnya, ada empat bakal paslon yang akan maju melalui jalur perseorangan. "Dari empat calon paslon itu, hanya dua paslon yang intens melakukan konsultasi terkait teknis pencalonan dijalur perseorangan," ungkap Chandra.
Dua bakal paslon yang cukup sering berkonsultasi adalah Alkudri-Syafril Basir, dan Syamsuar Syam yang pasangannya belum diketahui secara pasti. "Senin (27/11) kemarin, bakal paslon Alkudri-Syafril yang datang ke KPU untuk konsultasi lanjutan. Ada beberapa hal yang ditanyakan Alkudri, diantaranya format dari dokumen pernyataan dukung utk pencalonan perseorangan. Lalu gambaran bagaimana teknis pencalonan, sehingga saat mendaftar nanti tidak ada lagi berkas yang kurang," paparnya.
Berapa minimal dukungan KTP yang harus diserahkan oleh paslon independen? Chandra menyebutkan, jumlah minimal dukungan yang harus diserahkan sebanyak 41.116 KTP dengan sebaran minimal enam kecamatan.
Sementara itu, salah satu kandidat yang ingin maju dijalur independen, Alkudri menyebutkan, kehadiran dirinya ke KPU Padang untuk berkonsultasi mengenai teknis persiapan pendaftaran pencalonan. "Insyaallah saya sudah siap maju. Rencananya, Rabu (29/11) besok akan mendaftar ke KPU," katanya saat dihubungi JawaPos.com.
Dia mengaku, konsultasi yang dilakukan cuma menyangkut teknis entri data dukungan. Soalnya untuk urusan yang satu ini, Alkudri mengaku memakan waktu lama. "Entri data KTP satu-persatu dilakukan oleh operator kami, agar nanti tidak terjadi ganda ditanya," sebutnya.
Sejauh ini, dia mengklaim sudah mengumpulkan 60 ribu lebih KTP yang tersebar di sejumlah kecamatan di Kota Padang.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
