
Banjir yang terjadi di kawasan Jalan MT Haryono arah Rumah Sakit Umum Kanujoso Djatiwibowo, kemarin.
JawaPos.com - Sejumlah wilayah Balikpapan terendam banjir usai guyuran hujan pada Senin (20/11). Seperti di depan Eksa Motor Jalan MT Haryono, RSS Damai III, kawasan Beler, serta kawasan Jalan Mayjen Sutoyo Gunung Malang.
Namun, banjir kali ini tidak seperti yang terjadi beberapa pekan lalu. Banjir yang terjadi pada beberapa titik tersebut, diakui Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan Ambo Dai, tidak terlalu parah.
“Banjirnya nggak terlalu parah karena hanya berupa genangan-genangan air yang mungkin setinggi 10 sampai 20 sentimeter. Seperti depan Eksa Motor, RSS Damai III, Sport Center, hingga Gunung Malang,” kata Ambo Dai lewat ponselnya, kemarin, sebagaimana dikutip dari Prokal.co (Jawa Pos Group).
Menurutnya, banjir yang terjadi karena bertepatan dengan kondisi air laut yang sedang pasang. “Mungkin kalau air laut nggak pasang, nggak terjadi banjir,” terangnya.
Kendati demikian, Ambo Dai mengimbau kepada warga yang tinggal di daerah tinggi maupun daerah rendah agar waspada terhadap cuaca ekstrem yang kemungkinan terjadi pada beberapa pekan ke depan.
“Tetap waspadalah terhadap cuaca ekstrem, terutama warga yang tinggal di daerah tinggi dan daerah rendah,” pintanya.
Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan warga Kota Minyak agar waspada terhadap cuaca ekstrem yang bakal terjadi pekan ini. Sesuai pers rilis BMKG Balikpapan yang diterima Balikpapan Pos (Jawa Pos Group), cuaca ekstrem bakal terjadi sekira pukul 17.00 Wita.
“Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang bakal terjadi di wilayah Balikpapan Barat dan Balikpapan Utara. Diperkirakan ini juga akan meluas ke seluruh wilayah Balikpapan.”
Sementara itu secara nasional, diperkirakan dalam beberapa hari ke depan terdapat peningkatan potensi hujan lebat disertai kilat petir dan angin kencang pada beberapa wilayah. Yakni, pesisir barat Sumatera, Aceh, Sumatera Utara, Riau, Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung, Bangka Belitung, Jogjakarta, Jawa Timur, Bali, NTB dan NTT, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Maluku, dan Papua.
“Masyarakat diimbau agar waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, pohon tumbang, dan jalan licin,” kata Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Mulyono Rahadi Prabowo.
Dia juga mengimbau kepada nelayan tradisional agar berhati-hati terhadap gelombang tinggi yang dapat menenggelamkan perahu berukuran kecil.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
