
MASIF: Petugas menunjukkan barang bukti ratusan pupuk cair dan pupuk serbuk dalam kemasan botol dan plastik.
JawaPos.com - Ditreskrimsus Polda Jawa Tengah mengungkap sindikat pengedar pupuk palsu di kawasan Demak. Ratusan kemasan botol dan plastik dengan berbagai merek diamankan petugas.
''Mereknya macam-macam, ada NPK, Miyabi, Bonnex, dan lain-lain. Komposisinya ditulis beda tapi isinya sama semua, terlebih tidak ada izin dari Kementan,'' ungkap Kasubdit 1 Indagsi Ditreskrimsus Polda Jateng AKBP Egi Adrian Suez kepada JawaPos.com di Mapolda Jateng, Selasa (21/11).
Adrian menjelaskan, pengungkapan tersebut merupakan hasil penggerebekan yang dilakukan jajarannya terhadap gudang yang berlokasi di Desa Kuwu, Kecamatan Dempet, Kabupaten Demak beberapa waktu lalu. Pihaknya juga telah menetapkan seorang tersangka berinisial AJ. Namun, pihaknya belum menahan tersangka 42 tahun itu.
''Pelaku melakukan pelanggaran tindak pidana sistem budidaya tanaman. Dia memperdagangkan barang dan jasa yang tidak memenuhi atau tidak sesuai dengan standar yang dipersyaratkan undang-undang,'' terang Egi.
Dalam aksinya, AJ mendistribusikan atau menjual pupuknya ke beberapa wilayah. Seperti ke Kudus, Rembang, dan Pati. Kisaran harga antara Rp 20 hingga 25 ribu per botol. Sedangkan bahan baku pupuk, menurut Egy, didapat pelaku dari Jawa Timur.
''Pelaku beroperasi sejak 2007. Omzet penjualan mencapai Rp 100 juta dengan nilai keuntungan Rp 20 juta,'' lanjut Egy. Selanjutnya, pupuk-pupuk tersebut dikirim ke Balai Penelitian Tanah di Bogor untuk dilakukan uji kandungan.
Setelah itu, pelaku akan dijerat dengan pasal berlapis. Yakni Pasal 60 (1) huruf F UU RI Nomor 12 Tahun 1992 tentang Sistem Budidaya Tanaman dan Pasal 62 ayat (1) UU RI Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
