
Penampkan Nasi Bukhori yang menjadi buruan warga Jawa timur penggemar kuliner khas arab.
JawaPos.com - Masakan Arab kini sudah banyak dijumpai di Indonesia. Tidak perlu menunggu umrah atau harus pergi haji lebih dulu untuk menikmatinya. Karena di Surabaya, Jawa Timur sudah tersedia. Soal rasa tak perlu diragukan. Jika ingin menikmati sup daging atau nasi kebuli, cukup datang ke kawasan Sunan Ampel.
Begitu juga bagi mereka yang sedang dalam perjalanan melintasi jalur pantura. Terutama ketika melewati daerah tapal kuda untuk menuju ke Banyuwangi atau Bali.
Saat melintasi Kabupaten Situbondo, coba mampir ke Warung Sate Bang Umar. Letaknya di Pasar Panji. Sekitar 2 kilometer setelah alun-alun Situbondo jika dari Surabaya. Tepat sebelum Pabrik Gula (PG) Panji.
Seperti namanya, warung tersebut memang menyediakan sate. Namun, setiap hari Jumat, warga Situbondo menunggu sajian spesial dari warung tersebut. Yakni, nasi bukhori. Sajian khas Arab tersebut memang hanya disediakan sekali dalam seminggu. Dan baru siap disajikan sekitar pukul 10.30 atau bahkan pukul 11.00 WIB.
Namun, jangan harap bisa menyantapnya di sore hari. Bahkan seringkali, sebelum salat Jumat digelar Nasi Bukhori sudah tandas. Para pembeli yang datang sesudah menunaikan salat Jumat kerap gigit jari.
“Seringkali sejak Kamis malam sudah banyak yang pesan. Jadinya di hari Jumat banyak yang nggak kebagian,” kata H. Badar, pengelola Warung Sate Bang Umar.
Nasi bukhori adalah salah satu nasi khas Arab yang menjadi buruan para penggemar kuliner Timur Tengah. Berbeda dengan nasi kebuli yang lebih banyak dikenal, nasi bukhori tidak dicampur dengan daging kambing yang dipotong dadu. Tapi dimasak terpisah dengan dagingnya. Bumbu-bumbunya lebih kaya rempah-rempah seperti kapulaga, sereh, cabai merah, hingga kuah dari daging kambing. Dan yang tak kalah penting, sayur tomat.
Khusus untuk bumbu terakhir tersebut, Warung Sate Bang Umar “mengharamkan” penggunaan saus. Warung yang berdiri sejak 1990 itu hanya menggunakan tomat segar. Tomat itu diolah dengan rempah-rempah yang lain baru dicampur dengan nasi.
“Bumbu lengkapnya saya tidak bisa menyebut. Itu sudah turun temurun kami masak dan hanya orang-orang tertentu dalam keluarga kami yang tahu,” kata Badar.
Dalam penyajiannya, nasi bukhori selalu dilengkapi sepotong daging kambing. Daging tersebut bukan daging sembarangan. Tapi daging yang khusus diambilkan dari bagian paha atas kambing. Bagian itu dipilih bukan tanpa alasan.
Kata Badar, itu adalah bagian paling enak dan lunak. Jumlahnya tak banyak. Satu ekor kambing hanya ada empat potong. “Makanya, kami tidak bisa menjual banyak nasi bukhori,” katanya.
Potongan paha atas itu dikumpulkan Badar dalam seminggu. Jika rata-rata sehari Warung Sate Bang Umar memotong satu ekor kambing, maka di hari Jumat itu minimal mereka hanya bisa menyediakan 28 porsi nasi bukhori.
“Kadang-kadang juga kita tambahkan bagian leher kambing. Ada dua potong dari situ yang bisa kami ambil,” katanya.
Tekstur daging kambing tersebut sangat empuk. Juga minim lemak. Hanya daging dan terasa begitu tebal. Badar mengakui, memasak daging tersebut dibutuhkan waktu yang lumayan lama. Sebab, mereka harus merebusnya selama lebih dari satu jam hingga sangat empuk.
Air bekas merebus juga tak lantas dibuang. Tapi digunakan untuk campuran untuk menanak nasi bersama tomat dan bumbu-bumbu lainnya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
