
Pisau masih menancap di tubuh korban saat dibawa ke rumah sakit.
JawaPos.com – Nasib nahas dialami Suhesti (34) warga Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat. Korban ditusuk mantan suaminya sendiri Paryono karena menolah diajak berhubungan badan. Saat itu korban menengok anaknya di kediaman mantan suami. Kini, korban masih terbaring lemah di RSUD Balaraja, Kabupaten Tangerang.
Kapolsek Cisoka AKP Amantha Wijaya mengatakan, peristiwa tersebut berawal saat korban mengantarkan anaknya ke rumah mantan suaminya di Perumaahan Bukit Cikasungka, RT 02/09, Desa Cikasungka, Solear, Tangerang, Sabtu (7/10). Suhesti tiba sekitar pukul 16.30 WIB.
Usai menyerahkan anaknya, dia lantas pamit untuk segera pulang. Namun langkah Suhesti dihalang-halangi oleh Paryono. Suhesti pun terus memaksa untuk pulang. Sementara Paryono tetap menahannya dan meminta Suhesti menginap. Sebab, dia ingin mengajak berhubungan intim.
Namun, Suhesti kukuh untuk pulang. Paryono lalu memeluknya. Nah, saat mereka berpelukan, ternyata Paryono menusukkan pisau ke perut Suhesti. “Pisau itu telah diselipkan di celana pelaku sambil merangkul korban,” ujar Kapolsek Cisoka, AKP Amantha Wijaya, Minggu (8/10).
Seketika kejadian itu menyedot perhatian warga sekitar karena mendengar Suhesti menjerit kesakitan. Warga berdatangan. Dengan pisau yang masih tertancap di perutnya, Suhesti kemudian dilarikan warga ke RSUD Balaraja, Kabupaten Tangerang. Sedang sebagian warga melapor ke kantor kepolisian.
Petugas dari Polsek Cisoka yang datang ke lokasi mengamankan Paryono beserta barang bukti sebilah pisau, pakaian korban serta pakaian pelaku yang dipenuhi oleh bercak darah korban. “Hingga kemarin pelaku dalam pemeriksaan intensif,” tandasnya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
