
ilustrasi sejumlah LC Karaoke di room.
JawaPos.com - Kejadian nahas menimpa seorang pemandu lagu atau lady companion (LC) bernama Ruchy Fitri Heroni alias Febi alias Hawa. Perempuan yang berusia 26 tahun itu ditemukan tewas dalam kondisi tengkurap.
Febi yang merupkan Warga Desa Kajen RT 2/RW 2, Kecamatan Lebaksiu itu, bekerja di tempat hiburan karaoke di Tegal, Jawa Tengah.
Febi ditemukan tak bernyawa lagi pada Minggu (1/10) siang, setelah pada malam sebelumnya menemani tamu untuk berkaraoke di tempat kerjanya.
Penyebab kematian Febi masih menyisakan tanda tanya. Namun, dugaan sementara menyebut cewek berparas menarik itu meninggal akibat terlalu banyak menenggak minuman keras saat menemani tamu berkaraoke, Sabtu (30/9) malam.
Dugaan itu diperkuat keterangan salah seorang karyawan yang malam itu juga bekerja bersama korban.
Karyawan yang meminta namanya dirahasiakan itu menuturkan, sebelumnya Febi bersama dua rekan seprofesinya menerima orderan dari tamu.
"Mereka kemudian masuk ke salah satu ruang karoke yang telah di-booking," kata karyawan tempat karaoke itu.
Beberapa jam kemudian, karyawan itu sempat mengantar Febi ke ruang make up. Sebab, kondisi Febi sudah tak keruan karena mabuk parah.
"Mungkin terlalu banyak minum, jadi mabuk. Malam itu saya dan teman saya mengantarkan korban ke ruang make up agar bisa beristirahat," ungkapnya.
Setelah itu, mereka meninggalkan korban. Hingga siang hari saat hendak membersihkan ruangan make up, karyawan itu melihat Febi masih tergeletak di kursi panjang.
Saksi lain, Abdul menuturkan, Febi belum lama menjadi LC di tempat karaoke yang terletak di kompleks Ruko Graha Mulia di Jalan Kolonel Sugiono, Tegal itu. Sebab, dia baru sekitar 1,5 bulan bekerja di tempat hiburan malam itu.
“Korban merupakan anak baru di tempat kerjanya. Dia bekerja sebagai pemandu lagu baru sekitar 1,5 bulan,” katanya kepada Radar Tegal (Jawa Pos Group).
Abdul menambahkan, Febi sebelum ditemukan tewas sudah dalam kondisi mabuk berat. Dia bahkan memilih tidur di ruang rias saat diajak pulang.
“Dari informasi karyawan, Febi malam itu baru saja di-booking oleh tamu asal Brebes yang berjumlah tiga orang,” ungkapnya.
Jenazah Febi sendiri sudah tiba di rumahnya, Minggu (1/10) sekitar pukul 20.00 WIB. Jenazahnya akan dimakamkan pada hari ini (2/10) di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kajen.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
