
Rekonstruksi kasus pembobolan brankas PDAM Makassar, Rabu, (16/8)
JawaPos.com - Ada cerita menarik dari rekonstruksi pembobolan brankas PDAM Makassar sebesar Rp1,2 miliar yang digelar Rabu (16/8) kemarin. Dimana jalan cerita dari aksi pembobolan ini bagaikan film Ocean's Eleven yang bercerita tentang seorang perampok yang baru saja keluar dari penjara.
Pada laga film kriminal yang dibintangi oleh Danny Ocean (George Clooney) yang berperan sebagai pemimpin sekaligus penggagas ide perampokan digambarkan oleh Irwan alias Iwan yang menjadi otak dalam kasus pembobolan Brankas PDAM.
Iwan sebagai aktor utama dalam kasus pembobolan barankas PDAM Rp1,2 miliar sebelumnya ditahan di Lapas. Dua minggu setelah bebas, Iwan langsung merencanakan aksi perampokan di PDAM Makassar.
Dilansir dari fajaronline.com (Jawa Pos Group), Iwan merekrut tiga orang lain dengan skill dan kemampuan khusus masing-masing guna memuluskan aksi perampokan. Iwan memilih Tuanaya, dengan kemampuan mencungkil jendela dengan cepat. Lalu ia merekrut Asri sebagi sopir andal, dan Tamma sebagai penyamar yang baik.
Peran dan kemampuan masing-masing pelaku ini terkuak saat digelarnya rekonstruksi kasus perampokan di PDAM Makassar, Rabu, 16 Agustus. Dari kasus pembobolan uang Rp1,2 miliar ini, pelaku memeragakan 16 adegan.
Dimulai dari Iwan yang menghubungi Tuanaya di Ambon melalui telepon selular. Iwan mengajak Tuanaya untuk melakukan aksi perampokan di PDAM. Tuanaya yang terpikat dengan ajakan Iwan langsung berangkat ke Makassar. Ia tiba di bandara Sultan Hasnuddin, Senin, 24 Juli.
Tuanaya yang dijemput oleh Iwan langsung di bawa ke salah satu wisma yang ada di kota Makassar. Disana Iwan kemudian berdiskusi langkah selanjutnya. Ia membutuhkan dua orang lagi yang memiliki kemampuan khusus. Akhirnya, Asri yang merupkan keluarga Iwan, jadi sasaran. Asri memiliki kemampuan sebagai pengemudi.
Namun, itu belum cukup, Iwan kemudian membutuhkan seorang lagi dengan kemampuan khusus sebagai penyamaran. Tamma yang berperan sebagai penjaga kondisi wilayah. Saat semuanya berhasil terkumpul, mereka langsung bergegas dan melakukan pemetaan. Mulai dari jalan masuk hingga mendapat target gedung yang akan dijajal.
Selasa, 25 Juli, sekitar pukul 02.30 Wita, mereka pun bergegas. Asri memarkir kendaraan roda empat di depan sekolah SMP. Iwan, Tuanaya, dan Tamma masuk melalui semak-semak, dan memanjat pagar pembatas. Sedangkan Asri tetap menunggu di mobil.
Berhasil masuk, Tamma kemudian tinggal di luar gedung keuangan, tepatnya sekira 20 meter dari musholla, menjaga kondisi. Sedangkan Iwan dan Tamma, masuk ke dalam gedung keuangan.
Pintu gedung di lantai bawah dalam keadaan terbuka, tidak ada aktivitas mencungkil. Keduanya kemudian naik ke lantai dua lewat tangga.
Di lantai dua, Iwan dan Tuanaya kembali menemukan salah satu pintu dalam keadaan terbuka penuh, ke arah teras. Keduanya keluar menuju teras lalu menuju ruangan bendahara.
Ia berencana masuk lewat jendela milik bendahara, Halija. Di sini Tuanya beraksi. Ia menggunakan dua obeng plat untuk mencungkil jendela ruangan bendahara, sedangkan Iwan hanya duduk memperhatikan aksi Tuanaya.
Saat berhasil, ternyata mereka tak dapat masuk, lantaran ada terali. Tuanaya kemudian pindah ke jendela lain. Kali ini jendela ruangan kepala bagian. Di sana mereka berhasil masuk karena tak ada terali.
Iwan masuk lebih dahulu, kemudian disusul oleh Tuanaya. Ada tiga pintu yang harus dilalui untuk sampai pada ruangan staf di mana pintu bendahara ada. Salah satu pintu itu milik Kepala Bagian. Namun, mereka tidak mengutak-atik pintu kepala bagian.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
