Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 17 Agustus 2017 | 21.51 WIB

Cerita Pembobolan Rp 1,2 M di Brankas PDAM Bak Film Oceans Eleven

Rekonstruksi kasus pembobolan brankas PDAM Makassar, Rabu, (16/8) - Image

Rekonstruksi kasus pembobolan brankas PDAM Makassar, Rabu, (16/8)

JawaPos.com - Ada cerita menarik dari rekonstruksi pembobolan brankas PDAM Makassar sebesar Rp1,2 miliar yang digelar Rabu (16/8) kemarin. Dimana jalan cerita dari aksi pembobolan ini bagaikan film Ocean's Eleven yang bercerita tentang seorang perampok yang baru saja keluar dari penjara.


Pada laga film kriminal yang dibintangi oleh Danny Ocean (George Clooney) yang berperan sebagai pemimpin sekaligus penggagas ide perampokan digambarkan oleh Irwan alias Iwan yang menjadi otak dalam kasus pembobolan Brankas PDAM.


Iwan sebagai aktor utama dalam kasus pembobolan barankas PDAM Rp1,2 miliar sebelumnya ditahan di Lapas. Dua minggu setelah bebas, Iwan langsung merencanakan aksi perampokan di PDAM Makassar.


Dilansir dari fajaronline.com (Jawa Pos Group), Iwan merekrut tiga orang lain dengan skill dan kemampuan khusus masing-masing guna memuluskan aksi perampokan. Iwan memilih Tuanaya, dengan kemampuan mencungkil jendela dengan cepat. Lalu ia merekrut Asri sebagi sopir andal, dan Tamma sebagai penyamar yang baik.


Peran dan kemampuan masing-masing pelaku ini terkuak saat digelarnya rekonstruksi kasus perampokan di PDAM Makassar, Rabu, 16 Agustus. Dari kasus pembobolan uang Rp1,2 miliar ini, pelaku memeragakan 16 adegan.


Dimulai dari Iwan yang menghubungi Tuanaya di Ambon melalui telepon selular. Iwan mengajak Tuanaya untuk melakukan aksi perampokan di PDAM. Tuanaya yang terpikat dengan ajakan Iwan langsung berangkat ke Makassar. Ia tiba di bandara Sultan Hasnuddin, Senin, 24 Juli.


Tuanaya yang dijemput oleh Iwan langsung di bawa ke salah satu wisma yang ada di kota Makassar. Disana Iwan kemudian berdiskusi langkah selanjutnya. Ia membutuhkan dua orang lagi yang memiliki kemampuan khusus. Akhirnya, Asri yang merupkan keluarga Iwan, jadi sasaran. Asri memiliki kemampuan sebagai pengemudi.


Namun, itu belum cukup, Iwan kemudian membutuhkan seorang lagi dengan kemampuan khusus sebagai penyamaran. Tamma yang berperan sebagai penjaga kondisi wilayah. Saat semuanya berhasil terkumpul, mereka langsung bergegas dan melakukan pemetaan. Mulai dari jalan masuk hingga mendapat target gedung yang akan dijajal.


Selasa, 25 Juli, sekitar pukul 02.30 Wita, mereka pun bergegas. Asri memarkir kendaraan roda empat di depan sekolah SMP. Iwan, Tuanaya, dan Tamma masuk melalui semak-semak, dan memanjat pagar pembatas. Sedangkan Asri tetap menunggu di mobil.


Berhasil masuk, Tamma kemudian tinggal di luar gedung keuangan, tepatnya sekira 20 meter dari musholla, menjaga kondisi. Sedangkan Iwan dan Tamma, masuk ke dalam gedung keuangan.


Pintu gedung di lantai bawah dalam keadaan terbuka, tidak ada aktivitas mencungkil. Keduanya kemudian naik ke lantai dua lewat tangga.


Di lantai dua, Iwan dan Tuanaya kembali menemukan salah satu pintu dalam keadaan terbuka penuh, ke arah teras. Keduanya keluar menuju teras lalu menuju ruangan bendahara.


Ia berencana masuk lewat jendela milik bendahara, Halija. Di sini Tuanya beraksi. Ia menggunakan dua obeng plat untuk mencungkil jendela ruangan bendahara, sedangkan Iwan hanya duduk memperhatikan aksi Tuanaya.


Saat berhasil, ternyata mereka tak dapat masuk, lantaran ada terali. Tuanaya kemudian pindah ke jendela lain. Kali ini jendela ruangan kepala bagian. Di sana mereka berhasil masuk karena tak ada terali.


Iwan masuk lebih dahulu, kemudian disusul oleh Tuanaya. Ada tiga pintu yang harus dilalui untuk sampai pada ruangan staf di mana pintu bendahara ada. Salah satu pintu itu milik Kepala Bagian. Namun, mereka tidak mengutak-atik pintu kepala bagian.

Editor: Muhammad Syadri
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore