Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 6 Agustus 2017 | 15.54 WIB

Penjahat Remas Payudara Berkeliaran, Perempuan Diimbau Waspada

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Kasus pelecehan seksual dengan meremas payudara kembali terjadi. Jika sebelumnya menimpa anggota Satpol PP perempuan saat mengamankan aksi mahasiswa di Bogor, Jawa Barat, kali ini kasus serupa mulai marak di Tanjung Selor, Kaltara.


Untuk kesekian kalinya korbannya adalah pengendara sepeda motor. Terakhir, dialami karyawati swasta di Kota Ibadah-sebutan lain Tanjung Selor- berinsial Ds (22).


Kepada Radar Kaltara (Jawa Pos Group) Ds mengatakan, pelecehan seksual yang dialaminya terjadi Rabu (2/8) sekira pukul 14.00 Wita di Jalan Sabanar Lama, Tanjung Selor.


Saat itu dirinya dari Jalan Sengkawit menuju Dermaga Kayan II Sabanar Lama untuk mengambil kiriman ijazah dari Tarakan.


“Memang sejak di persimpangan traffic light Jalan Sengawit - Jalan Sabanar Lama, ada seorang pria mengendarai Yamaha Mio Sool Gity Biru membuntuti saya hingga jembatan Sabanar Lama,” kata wanita berjilbab ini dikutip dari Prokal (Jawa Pos Group), Minggu (6/8).


Tidak hanya membuntuti, pria yang diketahui hanya seorang diri itu juga memepetkan kendaraannya dari sebelah kiri ke sepeda motor yang dikendarai korban, hingga tiba-tiba tangannya meremas payudara korban.


“Setelah itu lansung memacu motornya ke Jalan Padaelo,” ungkapnya, seraya mengatakan, pada saat itu dirinya juga berusaha mengejar, namun terhalang truk yang sedang banyak di Jalan Padaelo sehingga jejak pelaku hilang.


Ds mengaku melihat ciri-ciri pelaku, di antaranya menggunakan jaket hitam, celana pendek coklat, bertubuh gemuk, dan mengunakan helm Honda hitam.


“Cuma wajahnya tidak jelas terlihat, karena kaca helmnya menggunakan kaca chrome hitam,” ungkapnya.


Termasuk, sambung dia, nomor kendaraan yang digunakanya juga tidak sempat terlihat jelas. “Yang saya ingat hanya dua angka, 84,” sebutnya.


Sepertinya, kata dia, pelaku ini sudah punya niat melakukan kejahatan. Hal itu dapat dilihat dari helm yang digunakan.


”Sengaja menggunakan kaca hitam supaya wajahnya tidak terlihat jelas,” timpalnya.


Dalam melakukan aksinya, menurut dia, pelaku tidak melihat korbannya, meskipun seorang wanita berjilbab seperti yang dialaminya.


“Kejadian ini bukan yang pertama, dulu di lokasi yang sama (sekitar jembatan Sabanar Lama) juga ada tiga orang yang pernah payudara diremas,” ujarnya.


“Jadi daerah Sabanar Lama itu rawan, kalau lewat harus hati-hati,” sambungnya.

Editor: Fadhil Al Birra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore