
Ilustrasi
JawaPos.com - Kasus pelecehan seksual dengan meremas payudara kembali terjadi. Jika sebelumnya menimpa anggota Satpol PP perempuan saat mengamankan aksi mahasiswa di Bogor, Jawa Barat, kali ini kasus serupa mulai marak di Tanjung Selor, Kaltara.
Untuk kesekian kalinya korbannya adalah pengendara sepeda motor. Terakhir, dialami karyawati swasta di Kota Ibadah-sebutan lain Tanjung Selor- berinsial Ds (22).
Kepada Radar Kaltara (Jawa Pos Group) Ds mengatakan, pelecehan seksual yang dialaminya terjadi Rabu (2/8) sekira pukul 14.00 Wita di Jalan Sabanar Lama, Tanjung Selor.
Saat itu dirinya dari Jalan Sengkawit menuju Dermaga Kayan II Sabanar Lama untuk mengambil kiriman ijazah dari Tarakan.
“Memang sejak di persimpangan traffic light Jalan Sengawit - Jalan Sabanar Lama, ada seorang pria mengendarai Yamaha Mio Sool Gity Biru membuntuti saya hingga jembatan Sabanar Lama,” kata wanita berjilbab ini dikutip dari Prokal (Jawa Pos Group), Minggu (6/8).
Tidak hanya membuntuti, pria yang diketahui hanya seorang diri itu juga memepetkan kendaraannya dari sebelah kiri ke sepeda motor yang dikendarai korban, hingga tiba-tiba tangannya meremas payudara korban.
“Setelah itu lansung memacu motornya ke Jalan Padaelo,” ungkapnya, seraya mengatakan, pada saat itu dirinya juga berusaha mengejar, namun terhalang truk yang sedang banyak di Jalan Padaelo sehingga jejak pelaku hilang.
Ds mengaku melihat ciri-ciri pelaku, di antaranya menggunakan jaket hitam, celana pendek coklat, bertubuh gemuk, dan mengunakan helm Honda hitam.
“Cuma wajahnya tidak jelas terlihat, karena kaca helmnya menggunakan kaca chrome hitam,” ungkapnya.
Termasuk, sambung dia, nomor kendaraan yang digunakanya juga tidak sempat terlihat jelas. “Yang saya ingat hanya dua angka, 84,” sebutnya.
Sepertinya, kata dia, pelaku ini sudah punya niat melakukan kejahatan. Hal itu dapat dilihat dari helm yang digunakan.
”Sengaja menggunakan kaca hitam supaya wajahnya tidak terlihat jelas,” timpalnya.
Dalam melakukan aksinya, menurut dia, pelaku tidak melihat korbannya, meskipun seorang wanita berjilbab seperti yang dialaminya.
“Kejadian ini bukan yang pertama, dulu di lokasi yang sama (sekitar jembatan Sabanar Lama) juga ada tiga orang yang pernah payudara diremas,” ujarnya.
“Jadi daerah Sabanar Lama itu rawan, kalau lewat harus hati-hati,” sambungnya.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
