
CEK ALAT. Bupati Sekadau Rupinus mengecek peralatan pemadam kebakaran di sela Apel Karhutla di Mapolres Sekadau, Jumat pagi (4/8).
JawaPos.com - Pasukan Operasi Bina Karuna menggelar apel se-Kalimantan Barat (Kalbar), kemarin (4/8). Lintas instansi terlibat untuk mengetahui sejauh mana kesiapan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Di Kapuas Hulu, Wakil Bupati Antonius L. Ain Pamero memimpin apel di halaman kantor Bupati Kapuas Hulu. Ia membacakan amanat Kapolda Kalbar, Brigjen Pol Erwin Triwanto.
Pidato tersebut menekankan bahwa Karhutla yang terjadi di beberapa wilayah Indonesia, termasuk Kalbar, telah lama menjadi perhatian serius publik nasional maupun internasional.
“Hal ini mendorong keluarnya Instruksi Presiden RI Nomor 11 Tahun 2015 tentang Peningkatan Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan,” ungkapnya dikutip dari Rakyat Kalbar (Jawa Pos Group).
Ditegaskannya, Karhutla di wilayah Kalbar telah menyebabkan kerugian materi dan nonmateri yang cukup besar. Seperti kerusakan ekosistem dan terganggunya kegiatan perekonomian. Bahkan dampaknya dirasakan provinsi lain serta negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura.
“Saya yakin dampak Karhutla yang terjadi setiap tahun ini telah dirasakan langsung sebagian besar kita yang hadir di sini,” ucap Anton Pamero, karib Antonius L. Pamero disapa.
Menurutnya, inilah kesempatan bagi semua elemen terkait untuk melayani masyarakat secara nyata dengan menunjukkan kesiapsiagaan dan keseriusan dalam menangani Karhutla. “Maka saya mengajak optimalisasi pencegahan Karhutla. Kepada seluruh pihak baik pemerintah maupun swasta dan masyarakat agar meningkatkan kepedulian dan keterpanggilan dalam penanggulangan Karhutla ini,” imbaunya.
Kepada para petugas Manggala Agni, selaku gugus depan pemadaman Karhutla terdepan, Anton Pamero mengucapkan selama bertugas. “Semoga bisa mencegah serta menanggulangi Karhutla di Kapuas Hulu khususnya, dengan dibantu pihak lain serta partisipasi masyarakat,” harapnya.
Di Sintang, Bupati Jarot Winarno yang memimpin apel tersebut di lapangan Makodim 1205/Stg. Ia mengatakan, berdasarkan data sementara dari aplikasi android LAPAN Fire Hotspot per tanggal 2 Agustus 2017, terdapat 13-28 titik panas di daerah Kubu Raya, Kapuas Hulu, Ketapang, dan Sintang.
“Wilayah yang rentan dengan adanya Karhutla adalah Area Peralihan Lain (APL). Untuk itu, perlu sinergitas semua pihak untuk mencegah maupun menanggulangi permasalahan karthula yang ada di wilayah Kalimantan Barat,” tuturnya.
Saat ini, lanjut dia, lebih baik mencegah agar tidak terjadi Karhutla. Kalau lah sampai terjadi kebakaran, akan sulit untuk dipadamkan di musim kering yang sedang berlangsung.
“Maka dari itu kita sudah disiapkan satu unit helikopter bomber untuk memadamkan api dan disiapkan di Bandara,” ungkap Jarot.
Di Sekadau, pemerintah juga menabuh genderang perang terhadap Karhutla. Bupati Rupinus bertindak sebagai inspektur upacara dalam apel Operasi Bina Karuna. Dalam amanatnya, ia mengatakan, penanganan Karhutla bukan lah hal baru.
Ditegaskan Rupinus, Pemkab dalam hal ini tidak melarang orang membakar lahan untuk membuka ladang. Akan tetapi ada batasan-batasannya. Batasan-batasan itu dimaksudkan untuk keamanan agar lahan yang dibakar untuk ladang, tidak merembet ke areal lain, dan agar ladang yang terbakar tidak terpantau sebagai titik panas.
“Misalnya tidak boleh membakar di atas 2 hektar,” tuturnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
