
Suasana Rapat Paripurna Kota Bogor
JawaPos.com - Silang pendapat terjadi antara anggota DPRD Kota Bogor. Sejumlah legislator memprotes penampilan Ketua DPRD setempat yang bernama Untung W Maryono.
Dalam rapat paripurna yang digelar, Rabu (5/7), sejumlah wakil rakyat kurang sreg dengan pakaian yang dikenakan Untung. Ketika itu, Untung diketahui mengenakan seragam Ormas Pemuda Panca Marga (PPM).
Awalnya, protes tersebut disampaikan oleh Teguh Rihananto dari Fraksi PKS, sesaat setelah pimpinan rapat membuka dan membacakan agenda pembahasan rapat paripurna.
"Intrerupsi Pak Ketua, mohon izin terkait seragam yang di gunakan Pak Ketua, agar rapat Paripurna dapat dijalnkan dengan hikmat, alangkah baiknya Pak Ketua menggganti seragam terlebih dahulu,” ungkap Teguh.
Namun Untung menanggapi interupsi tersebut dengan nada keras, disertai dengan penolakannya untuk mengganti pakaian yang tengah dikenakannya.
Untung mengaku sudah meminta izin sebelumnya akan memimpin rapat dengan menggunakan seragam yang dipakai. Dalihnya karena acara rapat Paripurna dengan kegitan PPM hampir berbarengan.
"Tadi sudah saya sampaikan, saya sudah interupsikan, sehubungingan ini rapat PPAS, dan saya sedang mengadakan rapat pembahasan. Saya tidak mau menunggu lama-lama dan saya sudah sampaikan sejak awal,” tegas Untung.
Untung menambahkan, wali kota juga ada kepentingan pada Pukul 13.00 WIB, sehingga tidak bisa menunda pelaksanaan rapat paripurna.
"Jangan sampai persoalan seragam saya menghambat pelaksanan paripurna. Kecuali saya tiba-tiba dan tidak menyampaikan minta maaf sebelumnya," jelas dia.
"Saya di sini tidak bermaksud arogan, atau bukan karena ada kesombongan disini, saya datang jauh-jauh untuk kepentingan masyarakat. Kalau seragam ini menghambat, saya siap keluar, jadi tidak dilaksanakan paripurnapun tidak apa-apa,” sambung dia dengan nada tinggi.
Beruntung, suasana rapat paripurna yang memanas itu dapat diredam oleh Ahmad Aswandi (Kiwong), legislator dari Fraksi PPP.
"Pelaksanaan paripurna ini sudah disepakati sesuai jadwal, karena Pak Ketua juga sudah minta izin, substansinya sudah jelas, sehingga tidak usah mengulur-ngulur waktu, jadi silahkan pak Ketua, lanjutkan paripurna ini,” tandas Kiwong.(bon/rmol/mam/JPG)

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
