
Ilustrasi
JawaPos.com - Kisruh yang terjadi di tubuh PDIP Tarakan berujung penyegelan sekretariat, Minggu (2/7). Hal itu pun disesalkan politikus senior PDIP Tarakan, Gusti Usman Gumanti.
Dia sangat menyayangkan apa yang terjadi di tubuh partainya. Karena dapat menjatuhkan nama baik partai yang berlambang banteng moncong putih itu.
“Ini sebenarnya memalukan nama partai. Seharusnya setiap organisasi menyelesaikan masalah hanya pada internalnya sendiri saja. Sudah seharusnya setiap kader menjaga apa yang terjadi dalam internal organisasinya,” ujarnya, Senin (3/7).
Pria yang akrab dipanggil Gusti ini mengatakan, ketika terjadi masalah dalam partai, seharusnya koordinasi antar pengurus di kedepankan. Dengan koordinasi yang baik, permasalahan cepat selesai dan tidak sampai mencuat di publik.
Dia pun menyarankan kepada Ketua DPD PDIP Kaltara Jhony Laing Impang agar bisa mengklarifikasi perkara yang sebenarnya. Dengan demikian, tidak timbul anggapan miring di tengah masyarakat.
“Jika memang ada kesalahpahaman yang terjadi di tingkat DPC. Jhony Laing sebagai atasan dapat menjadi penengah konflik antarkader ini,” sarannya.
Namun, terkait unjuk rasa yang dilakukan kader DPC PDIP Tarakan, Gusti tidak mempermasalahkan. Menurutnya, itu bentuk spontanitas kader yang kecewa terhadap sikap pengurus di tingkat provinsi.
Sementara itu, politikus senior PDIP Tarakan lainnya, David Dodok, juga kecewa dengan sikap Ketua DPD PDIP Kaltara Jhony Laing Impang yang tidak dapat menyelasaikan masalah.
“Seharusnya, Jhony Laing bisa menyelesaikan masalah ini dengan cepat. Karena di sini, Jhony Laing hanya diminta untuk menjelaskan masalah mengapa ada penghapusan,” ujarnya.
Dia yakin persoalan bisa diselesaikan secepatnya jika pengurus di tingkat provinsi bisa menengahi dan mengajak kader-kader PDIP Tarakan untuk bermusyawarah.
“Kami tidak mempermasalahkan siapa di sini yang salah. Kami cuma menyarankan agar permasalahan ini cepat selesai. Yaitu dengan itu tadi, Jhony Laing menjelaskan semuanya kepada kader,” tukasnya.
Sementara itu, Ketua DPD PDIP Kaltara Jhony Laing Impang yang coba dihubungi media ini, nomor handphone-nya sedang tidak aktif. (mrs/fen/fab/JPG)

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
