
Proses pembersihan alquran dari lontar yang berusia 300 tahun
JawaPos.com - Pondok Pesantren Multazam di Ungaran, Kabupaten Semarang menggelar prosesi tahunan pembersihan Alquran dari daun lontar yang telah berusia 300-an tahun.
Alquran langka itu memiliki ukuran panjang 1,5 meter dan lebar 80 sentimeter dan akan dibersihkan dengan cairan khusus dari daun pandan.
Pendiri Ponpes Multazam KH Khamami mengatakan, tradisi membersihkan Alquran yang terdiri dari 25 lembar itu dilakukan setiap satu tahun sekali saat memperingati Nuzululquran.
“Kami melakukan saat 17 Ramadan. Ini setiap lembarnya ada 43 daun lontar,” ujarnya.
Kiai Khamami menjelaskan, prosesi pembersihan mushaf itu diawali dengan mengeluarkannya dari kotak kaca yang berada di dalam masjid pesantren.
Selanjutnya, enam santri yang sudah lebih dulu berwudu mengangkat Alquaran tersebut ke bagian depan masjid pesantren.
Kemudian setelah diletakan di meja, sang Kiai mulai secara hati-hati mengusap satu per satu lembar lontar bertulis ayat suci itu menggunakan air daun pandan.
“Semua santri ikut membersihkan. Pertama kali saya yang melakukan, setelah beberapa lembar baru diteruskan para santri,” tuturnya.
Membersihkannya pun dengan penuh kehati-hatian. “Harus hati-hati karena memang usianya sudah tua,” katanya.
Lebih lanjut KiaiKhamami mengatakan, Alquran tersebut saat ini sudah berumur ratusan tahun. Penulisnya adalah Syekh Abdul Rahman dari Madura sekitar 300 tahun lalu.
Alquran langka itu merupakan pemberian salah satu orang tua santri. “Dua tahun lalu ada orang tua santri yang mengamanahkan ini (Alquran daun lontar, red) ke kami untuk dirawat,” katanya. (ewb/ida/dms/JPG)

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
