
Ilustrasi
JawaPos.com - Selepas sahur, suasana pagi buta di Kampung Pasirpogor, Desa Cipelang, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, mendadak pecah.
Teriakan seorang lelaki seketika membuat warga sekampung langsung berkerumun. Seorang pria sudah tergeletak dengan luka di sekujur tubuh, tak jauh dari rumahnya yang ada di RT 02/07.
Lelaki itu tak lain jasad Ariyanto Samosir (34) yang selama ini jadi penjaga vila.
Lumuran darah memenuhi wajah Aryanto yang sudah membiru, kaku tak bernyawa. Berbalut kaos abu-abu dan celana kolor, tubuhnya tergolek di tanah. Jaraknya hanya 50 meter dari rumahnya yang dihuni sang istri, Lestari, dan anaknya.
Pagi itu, Lestari merasa kaget bukan kepalang begitu tetangganya berteriak memanggil namanya. Saat itu, jam dinding baru menunjukkan pukul 05:30 WIB. Namun, harinya berubah kelabu ketika tahu suaminya tewas bersimbah darah.
Wajahnya hancur dengan luka sabetan senjata tajam di sekujur tubuh. Tangis Lestari pun pecah di kerumunan warga yang banyak penasaran melihat jasad suaminya.
Dari lokasi kejadian, diketahui di beberapa bagian tubuh korban mengalami luka sabetan senjata tajam. Bagian tubuh yang mengalami luka yakni pipi kiri, leher belakang dan tangan kanan nyaris putus.
“Dugaan sementara mayat ini korban pembunuhan karena ditemukannya beberapa luka tadi dan kami sedang selidiki kasus ini,” terang Kapolsek Cijeruk Kompol Safiudin Ibrahim, dilansir Metropolitan Online (Jawa Pos Grup), kemarin (7/6).
Saffiudin mengaku belum bisa memastikan motif pembunuhan tersebut. Namun berdasarkan keterangan Lestari, istri Haryanto, korban diketahui sempat menemui seseorang sekitar pukul 03:00 WIB atau selama sekitar dua jam.
“Kami belum simpulkan apa motifnya, masih kita selidiki. Kalau dilihat dari kondisinya, dugaan kuat korban meninggal karena dibunuh.
Terkait siapa pria yang ditemui korban sebelum kejadian, masih kita selidiki dan periksa saksi,” kata Saffiudin.
Sekadar diketahui, korban meninggalkan istri dan satu orang anak berumur tujuh bulan. Selain berprofesi sebagai penjaga vila, dia juga mengolah lahan garapan di tanah milik Bahana Sukma Sejahtera.
Atas kasus ini, polisi masih melakukan investigasi guna membongkar misteri pembunuhan sadis si penjaga vila.
Sementara itu di Mapolsek Cijeruk, Lestari menceritakan kronologi sebelum suaminya ditemukan tewas terbujur kaku dengan lumuran darah.
Ada beberapa orang dari luar berteriak-teriak memanggil suaminya pada Minggu malam sekitar pukul 23:00 WIB.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
