Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 8 Juni 2017 | 12.17 WIB

Istri Histeris, Suaminya Tewas dengan Mengenakan Celana Kolor

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Selepas sahur, suasana pagi buta di Kampung Pasirpogor, Desa Cipelang, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, mendadak pecah. 


Teriakan seorang lelaki seketika membuat warga sekampung langsung berkerumun. Seorang pria sudah tergeletak dengan luka di sekujur tubuh, tak jauh dari rumahnya yang ada di RT 02/07. 


Lelaki itu tak lain jasad Ariyanto Samosir (34) yang selama ini jadi penjaga vila.


Lumuran darah memenuhi wajah Aryanto yang sudah membiru, kaku tak ber­nyawa. Berbalut kaos abu-abu dan celana kolor, tubuhnya tergolek di tanah. Jaraknya hanya 50 meter dari rumahnya yang dihuni sang istri, Lestari, dan anaknya.


Pagi itu, Lestari merasa kaget bukan kepalang begitu tetangganya berteriak memanggil namanya. Saat itu, jam dinding baru menunjukkan pukul 05:30 WIB. Namun, harinya berubah kelabu ketika tahu suaminya tewas bersimbah darah.


Wajahnya hancur dengan luka sabetan senjata tajam di sekujur tubuh. Tangis Lestari pun pecah di kerumunan warga yang banyak penasaran melihat jasad suaminya.


Dari lokasi kejadian, diketahui di beberapa bagian tubuh ko­rban mengalami luka sabetan senjata tajam. Bagian tubuh yang mengalami luka yakni pipi kiri, leher belakang dan tangan kanan nyaris putus.


“Dugaan sementara mayat ini korban pembunuhan kare­na ditemukannya beberapa luka tadi dan kami sedang selidiki kasus ini,” terang Ka­polsek Cijeruk Kompol Safiu­din Ibrahim, dilansir Metropolitan Online (Jawa Pos Grup), kemarin (7/6).


Saffiudin mengaku belum bisa memastikan motif pembunuhan tersebut. Namun berdasarkan keterangan Lestari, istri Haryanto, korban diketahui sempat menemui seseorang sekitar pukul 03:00 WIB atau selama sekitar dua jam.


“Kami belum simpulkan apa motifnya, masih kita selidiki. Kalau dilihat dari kondisinya, dugaan kuat korban meninggal karena dibunuh. 


Terkait siapa pria yang ditemui kor­ban sebelum kejadian, masih kita selidiki dan periksa saksi,” kata Saffiudin.


Sekadar diketahui, korban meninggalkan istri dan satu orang anak berumur tujuh bulan. Selain berprofesi se­bagai penjaga vila, dia juga mengolah lahan garapan di tanah milik Bahana Sukma Sejahtera.


Atas kasus ini, polisi masih melakukan investigasi guna membongkar misteri pem­bunuhan sadis si penjaga vila.


Sementara itu di Mapolsek Cijeruk, Lestari menceritakan kronologi sebelum suaminya ditemukan tewas terbujur kaku dengan lumuran darah. 


Ada beberapa orang dari luar berteriak-teriak memanggil suaminya pada Minggu malam sekitar pukul 23:00 WIB. 

Editor: Imam Solehudin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore