
Ilustrasi
JawaPos.com - Setelah Ramadan, keberadaan warung remang-remang di Kampung Cilangkara, Desa Sirnajaya, Kecamatan Serang Baru, sepertinya bakal ditutup permanen. Lokasi tersebut bakal dihilangkan secara permananen usai Hari Raya Idul Fitri.
Keberadaanya tidak lagi mengganggu masyarakat sekitar dan mengganggu estetika wilayah. Camat Serang Baru, Dodo Hendra Rosika menyatakan, keberadaan tempat prostitusi diwilayahnya memang sudah berdiri sejak lama.
Namun, dengan momentum Ramadan dan dorongan masyarakat untuk melakukan penertiban akhirnya bisa tercapai. “Sekarang sudah ditutup dan tidak ada lagi,” ujarnya.
Pemantauan petugas kini terus dilakukan guna memastikan tidak ada lagi para muncikari atau Pekerja Seks Komersial (PSK) bertebaran di lokasi tersebut.
“Kita pantau tiap hari di bulan puasa ini. Nanti habis lebaran akan di tertibkan. Bangunan dan warung remang-remang akan di bongkar,” tegasnya.
Selain fokus pada pemberantasan lokalisasi, beberapa agenda lainnya di bulan Ramadan ini terus dilakukan. Salah satunya yakni Tarawih keliling (Tarling), dan beberapa agenda pemantauan keamanan wilayah.
“Kita selalu himbau pada setiap terawih keliling, agar bisa menjaga keamanan. Selalu memastikan agar saat meninggalkan rumah, pintu dalam kondisi terkunci,” tandasnya. (dan/yuz/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
