
DICARI: Petugas menunjukkan daftar anak yang dilaporkan hilang.
JawaPos.com- Ada anak hilang di wilayah Trenggalek. Sejak Senin (3/4), bocah kelas satu SMP bernama Mohamad Yushari, 14, warga Kelurahan Tamanan, Kecamatan Trenggalek, belum ditemukan.
Keluarga pun melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Trenggalek. Menurut informasi yang diterima Jawa Pos Radar Trenggalek, siswa salah satu SMPN di Trenggalek tersebut awalnya berpamitan kepada orang tuanya untuk pergi ke warnet guna mencari bahan tugas sekolah Senin sekitar pukul 04.00.
Saat itu, Yushari memakai kaus mirip jersey bola basket dengan celana pendek yang semua bewarna merah. Dia juga membawa tas punggung hitam. Ciri-cirinya, berkulit sawo matang, berambut pendek lurus, serta tinggi 165 sentimeter dan berat 65 kilogram.
Namun, beranjak siang, Yushari tak kunjung kembali. Keluarganya pun mulai khawatir. ’’Saat itu kami sekeluarga langsung panik dan mencari di warnet yang dikunjungi Yushari,’’ ungkap Yusuf, paman bocah yang hilang tersebut.
Dia menyatakan, setelah keluarga mencari informasi, diketahui Yushari ternyata pergi dengan temannya yang baru dikenal sekitar sebulan lalu. Namanya Dimas.
Keluarga pun terus mencari informasi tentang Dimas. Diketahui, Dimas memiliki latar belakang keluarga yang tidak harmonis. Orang tuanya bercerai. Ibunya menikah lagi dengan orang Surabaya dan saat ini menjadi TKI di Malaysia.
’’Kami terus mengumpulkan informasi mengenai teman keponakan saya itu. Semoga saja ada kejelasan. Tidak ada yang diinginkan selain keponakan saya itu kembali,’’ ujar Yusuf.
Kapolres Trenggalek AKBP Donny Adityawarman yang diwakili Kasubag Humas Iptu Supadi membenarkan kabar hilangnya bocah 14 tahun tersebut. Dia menyatakan, setelah menerima laporan tersebut, polisi langsung menindaklanjutinya.
Dia mengungkapkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan polsek jajaran dan polres di daerah lain agar menyampaikan informasi jika menemukan anak dengan ciri-ciri tersebut.
’’Kami juga berharap masyarakat membantu pencarian dengan segera menghubungi keluarga atau polisi jika menemukan anak dengan ciri-ciri tersebut,’’ jelasnya. (jaz/and/c5/diq)

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
