
TKP: Polisi mengerahkan anjing pelacak untuk mengungkap pembunuhan terhadap Denny Ariessandi yang ditemukan di Jalan Larangan, Kenjeran, Kamis (23/3).
JawaPos.com - Pembunuh Denny Ariessandi, sopir taksi online yang ditemukan tewas di Jalan Larangan Kenjeran, semakin menemui titik terang. Bukan hanya KF yang kini diperiksa Pomal. Petugas juga telah membekuk seorang lagi yang ditengarai terkait dengan kasus tersebut.
Meski telah menangkap pelaku, polisi masih berhati-hati mengeluarkan statement. Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ronny Suseno mengonfirmasi bahwa pihaknya memang sudah mengamankan terduga pembunuh Denny. Namun, saat disinggung soal penetapan status tersangka, pihaknya tidak mau terburu-buru.
''Kalau nanti kami sudah tetapkan status tersangka, tapi dia ternyata tidak terbukti bersalah, gimana?'' ucapnya.
Karena itu, dia meminta waktu untuk menjelaskan kasus tersebut secara gamblang. Hingga kini, dia masih berusaha mengumpulkan alat bukti untuk lebih menguak kasus itu. ''Beri kami waktu lah. Saya akan ungkap pelaku ini ke publik secepat-cepatnya jika bukti-buktinya sudah lengkap,'' kata Ronny.
Alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) 1997 itu juga belum mau membeberkan dua orang yang telah diamankan. ''Kami masih gali lagi lebih dalam terkait motif pembunuhan tersebut,'' katanya.
Berdasar keterangan yang dihimpun Jawa Pos dari kepolisian, pelaku lain yang ditangkap itu masih berteman dengan KF. ''Regu penangkap di Kediri sejak Jumat. Hari ini (kemarin, Sabtu) sudah diamankan,'' tutur salah seorang polisi yang ada di Surabaya.
Menurut sumber lainnya, dua pelaku tersebut memang berasal dari Kediri. KF sendiri berada di Surabaya karena berdinas sebagai anggota TNI-AL. KF tergolong personel anyar.
Dia baru berdinas delapan bulan belakangan. Terungkapnya pembunuh Denny tergolong cepat. Polisi bisa mengungkapnya dalam waktu kurang dari sehari. (did/bin/c15/git)

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
