Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 22 Maret 2017 | 20.24 WIB

Angkot Bogor Masih Mogok, Mobil TNI Angkut Warga

Angkot Bogor Masih Mogok, Mobil TNI Angkut Warga - Image

Angkot Bogor Masih Mogok, Mobil TNI Angkut Warga

JawaPos.com - Ribuan sopir angkutan kota (angkot) di Bogor masih ogah mengangkut penumpang, kemarin (21/3). Mereka sepakat untuk tetap mogok beroperasi hingga tuntutan persamaan hak dan kewajiban dengan transportasi online, terwujud. Imbasnya, ribuan penumpang lagi-lagi telantar di jalan.

Namun kali ini Muspida Bogor sudah lebih siap menghadapi aksi mogok. Sedari pagi, Pemkot Bogor melibatkan aparat TNI-Polri membantu warga yang butuh transportasi umum. Salah satunya Komando Resort Militer (Korem) 061/Suryakancana dengan mengerahkan puluhan truk militer untuk mengangkut penumpang.

"Bersama Batalyon 315/Garuda juga. Di Jembatan Merah ada dua truk NPS. Di Jalan Merdeka ada dua truk NPS, di Tugu Kujang dua truk NPS, Bogor Trade Mall dan PDAM Lawang Gintung juga dua mobil OZ," ujar Komandan Korem 061/Suryakancana, Kolonel Inf Agus Mirza, kepada Radar Bogor, kemarin (21/3).

Pengerahan armada itu terbukti sangat membantu aktivitas warga. Faktanya, dari aksi pukul 08.45 WIB sampai dengan pukul 10.20 WIB, sudah 900 penumpang yang terangkut.

“Memang aksi mogok membuat aktivitas mayarakat nyaris lumpuh. TNI, dalam hal ini Korem, turut membantu pengamanan pada aksi mogok. Kami juga menurunkan personel TNI dari Korem dan Batalyon 315/Garuda,” imbuhnya.

Data yang dihimpun Radar Bogor (Jawa Pos Group), trayek angkot yang melakukan aksi mogok kemarin (21/3) adalah trayek 02 jurusan Bubulak-Sukasari, trayek 03 Jurusan Bubulak-Terminal Baranangsiang, trayek 32 jurusan Pagelaran-Cibinong, trayek 05 jurusan Ciomas-Merdeka, trayek 05 jurusan Lewiliang-Bubulak, trayek 06 jurusan Parung-Merdeka, dan trayek 14 jurusan Pasirkuda-Bubulak.

Dampak yang ditimbulkan dari aksi mogok para sopir angkot yakni penumpukan penumpang di pintu keluar Stasiun Bogor, serta sejumlah titik keramaian. Sebagian penumpang telantar di terminal Laladon, Bubulak, serta Baranangsiang.
 Armada angkot yang mogok beroperasi, banyak terparkir di terminal-terminal di Kota dan Kabupaten Bogor. Ada juga yang sengaja diparkir berderet di tepi jalan protokol, untuk memperlihatkan aksi protes mereka kepada publik.

"Kami menginginkan adil. Biar semua bayar pajak dan enggak seenaknya. Mereka (transportasi online, red) membuat penghasilan kami menurun 80 persen," tutur sopir jurusan Laladon-Cibinong, Setiawan (33), di kawasan terminal Laladon, Bogor Barat, Kota Bogor.

Lokasi ini adalah salah satu titik para sopir angkot berkumpul. Di bawah teriknya matahari, para sopir memilih berpanas-panasan bermain bola di tengah pangkalan. Sembari menunggu kabar dari rekan-rekan mereka yang melakukan aksi damai di Balaikota Bogor. (don/ric/wil/yuz/JPG)

Editor: Yusuf Asyari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore