Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 18 Maret 2017 | 15.55 WIB

Takut Video Pacarannya Disebarkan ke Sosmed, Siswi SMA Ini Tepaksa Rela Dicabuli

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com –Merasa menjadi korban pencabulan, AN, 17, melapor ke Polres Situbondo, Kamis (16/3). ABG ini mengaku telah menjadi korban pencabulan oleh orang tak dikenal di Jalan Tembus, Desa Sumberkolak, Kecamatan Panarukan. Kejahatan seksual yang dialami siswi SMA itu terjadi pada 25 Februari lalu, pada siang bolong. Berdasarkan keterangannya kepada polisi, pakaiannya dilucuti seorang pria.


Aksi pencabulan dilakukan pelaku setelah memergoki korban bersama pacarnya sedang melakukan aksi mesra. Bukannya menegur, pelaku malah diam-diam langsung merekamnya. Pelaku kemudian meminta jatah tubuh AN.


Kasubag Humas Polres Situbondo, Iptu Nanang Priyambodo membenarkan adanya laporan pencabulan. Dia mengatakan, kasus tersebut masih dalam penyelidikan polisi. “Kejadiannya akhir Februari lalu, tapi laporannya baru kami terima dan sekarang dalam penyelidikan,” katanya, Jumat (17/3).


Nanang menerangkan, berdasarkan keterangan korban, pencabulan berawal dari diketahuinya rekaman video milik korban yang sedang bermesaraan dengan pacarnya. “Pelaku mengancam akan menyebarkan video tersebut,” kata Nanang. Pelaku yang masih dalam penyelidikan itu, berjanji tidak akan menyebarkan video jika korban bersedia disetubuhi. “Usai merekam, pelaku langsung mendekati korban dan meminta ‘jatah’,” kata Nanang. AN yang sempat menolak permintaan pelaku tidak bisa berbuat banyak. Ancaman videonya akan disebarkan mengharuskannya menuruti permintaan pelaku


Akhirnya, dengan terpaksa korban melayani birahi pelaku yang sudah memuncak. “Sekarang kasus pencabulan ini dalam penanganan Unit PPA Satreskrim. Penyidik masih terus mendalami dengan memintai keterangan saksi-saksi,” jelas Nanang. Perwira polisi berkumis itu mengaku, polisi sebenarnya sudah mengantongi identitas pelaku. Akan tetapi dia enggan membeberkannya dengan alasan kekhawatiran mengganggu proses penyelidikan. “Kalau sudah tertangkap, pasti kami kasih tahu identitasnya kepada temanteman wartawan,” tandasnya. Keterangan yang didapat koran ini menyebutkan,  (bib/pri/JPG)

Editor: Soejatmiko
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore