
Moch Shukur Hadi (kiri) dan Roy Ardianto harus dituntun polisi usai kakinya ditembak karena nekat kabur saat akan dikeler.
JawaPos.com - Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim berhasil meringkus dua orang pelaku begal spesialis motor besar atau motor sport yang kerap beraksi di kawasan Nganjuk. Dua pelaku adalah Moh Shukur Hadi, 29, warga Desa Pisang, Kecamatan Patianrowo, Kabupaten Nganjuk; dan Roy Ardianto, 37, warga Jalan Supriadi, Desa Pogar, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan.
Kedua pelaku merupakan begal yang kerap beraksi dengan menyasar motor gede (moge) seperti Kawasaki Ninja 250. Namun saat akan dilakukan penangkapan, keduanya sempat kabur yang membuat polisi langsung melakukan tindakan tegas dengan menembak masing-masing kaki kiri dan kanan kedua pelaku.
Kepada polisi, Shukur yang menjadi otak pelaku mengakui jika dirinya melakukan perampasan kendaraan bermotor dengan selalu mengincar motor besar. Motor tersebut kemudian dijual ke penadah di Pasuruan dengan harga murah. "Saya jual dengan harga Rp 2,5 juta. Uangnya untuk keperluan sehari-hari," terang Shukur seperti ditulis Radar Surabaya (Jawa Pos Group), Selasa (14/2).
Menurut pemuda bertubuh gempal ini, dirinya sudah lima kali melakukan tindak pencurian dengan kekerasan. Selama lima kali itu, dirinya melakukan tindak pencurian di kawasan Nganjuk. Setiap beraksi, dia selalu mengancam korbannya dengan menggunakan parang.
"Parang saya bawa untuk menakuti-nakuti korban jika dia melawan dan tak mau memberikan sepeda motornya," ucapnya.
Korban terakhir pelaku adalah Achmad Muhaimin, warga Dusun Kedungtunggak, Desa Jatikalen, Kecamatan Jatikalen, Kabupaten Nganjuk. Jumat (10/2) sekitar pukul 14.30, korban yang mengendarai motor Kawasaki Ninja usai jalan-jalan dengan temannya berhenti sejenak di SPBU Pucuk untuk buang air kecil.
Karena sudah kebelet, dia langsung masuk ke toilet SPBU. Sedangkan temannya menunggu di atas motor besar itu yang diparkir di halaman SPBU. Tahu ada motor besar yang diincar, Shukur dan Roy langsung mendekati teman korban. Tak berapa lama, Muhaimin juga keluar usai buang air.
Shukur langsung mengeluarkan parang dan mengancam korban untuk menyerahkan kunci motor. Hal ini membuat korban takut dan pasrah menuruti keinginan kedua pelaku. Dengan bekal kunci motor dari korban, pelaku langsung kabur membawa motor sport. Sedangkan korban yang mencoba mengejar tak berhasil.
Korban pun melaporkan kejadian ini ke Polres Nganjuk. Polres Nganjuk kemudian berkordinasi dengan Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim. Berbekal ciri-ciri pelaku, polisi langsung melakukan pengejaran dan berhasil menangkap Shukur di rumahnya. Setelah itu, polisi kembali berhasil menangkap Roy Ardianto juga di rumahnya.
Namun saat dikeler untuk menunjukkan barang bukti, keduanya berusaha kabur sehingga polisi langsung menembak betis kanan dan kiri kedua pelaku. Saat itu juga, kedua pelaku yang berkomplot langsung digelandang ke Mapolda Jatim untuk menjalani pemeriksaan.
"Dari pengakuan pelaku, mereka tidak hanya mengincar motor sport tapi juga motor matic. Pokoknya yang laku dijual langsung diambil," kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera.
Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan. dengan ancaman hukuman hingga tujuh tahun kurungan penjara. (sar/jay/nas/JPG)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
15 Kata Cristiano Ronaldo ke Lionel Messi Setelah sang Ayah Meninggal Dunia
Biaya Nany Widjaja untuk Lobi Pembelian Tanah Rp 50 M, Harga Tanah Hanya Rp 30 M
Bentrokan di USS Abraham Lincoln: 7 Prajurit Dilaporkan Tewas di Tengah Perang dengan Iran
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
