Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 10 Februari 2017 | 05.03 WIB

Dari Pada Aksi 112, Santri Indramayu Dihimbau...

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Sejumlah santri di Ponpes Kabupaten Indramayu dihimbau tidak ikut dalam aksi 112 di Jakarta, Sabtu (11/2). Hal tersebut disampaikan oleh Pimpinan Ponpes Candapinggan, Buya Kiai Syakur Yasin. Dia mengatakan, pihaknya mendapat undangan dari media sosial untuk ikut aksi tersebut.

Namun, menurutnya dalam aksi yang akan dilakukan nanti memiliki unsur politik sehingga dirinya sebagai pimpinan Ponpes melarang santrinya untuk datang. “Kami tidak akan ikut. Lebih baik pada belajar dan mendoakan untuk kebaikan bangsa Indonesia,” katanya Kamis (9/2).

Hal senada diungkapkan oleh Ketua Majelis Ulama Indramayu, KH Satori. Dirinya mengimbau dan mengajak masyarakat Indramayu untuk doa bersama untuk ketentraman dan keamanan Indonesia. “Diimbau umat muslim yang ada di Indramayu untuk tidak datang ke Jakarta. Kita berdoa bersama-sama saja,” pungkasnya.

Sebelumnya, Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI dan Forum Umat Islam berencana menggelar aksi pada 11 Februari nanti. Namun, meski telah menyampaikan pemberitahuan, Polda Metro Jaya menolak memberikan izin aksi itu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono menerangkan bahwa pemberitahuan itu telah disampaikan pada 2 Februari lalu. “Kita tidak berikan surat tanda terima pemberitahuan (STTP). Jadi tidak kita izinkan,” kata dia ketika dikonfirmasi, Selasa (7/2). (ana/pj/yuz/JPG)

Editor: Yusuf Asyari
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore