
Ilustrasi
JawaPos.com - NS (20), warga Kampung Tator, Desa Singa Gembara, Kecamatan Sangatta Utara, Kutai Timur (Kutim), Kaltim, babak belur setelah kedapatan kembali nekat mencuri disebuah toko di Jalan Rusa, Kabo Jaya, Sangatta Utara. Pemuda putus sekolah tersebut diketahui telah lama menjadikan mencuri dan membobol toko warga sebagai profesi sampingannya.
Jika selama ini NS selalu berhasil lepas dari sergapan warga, Senin (6/2) kemarin menjadi akhir pelariannya dari warga. Bengisnya lagi, NS nekat mencuri saat masih dalam keadaan sempoyongan.
Sebelum melancarkan aksinya, NS diduga menengak minuman keras (miras). Itu dibuktikan dari bau alkohol dari mulut NS saat digelandang petugas kepolisian ke Mapolres Kutim.
Menurut salah seorang petugas kepolisian Polres Kutim, jika saja pihaknya terlambat datang ke tempat kejadian perkara (TKP), maka bisa jadi pelaku telah menjadi korban amukan warga. Apalagi pelaku sebelumnya sempat melawan pemilik toko dan warga setempat.
“Dia ini (Pelaku, red), tadi kedapan oleh pemilik toko sedang hendak mengambil uang di dalam laci penyimpanan uang toko. Dan ketika diamankan, dari tanggan pelaku didapatkan barang bukti uang Rp 50 ribu. Dan saat itu, pelaku dalam keadaan mabuk,” katanya dikutip dari Sangatta Post (Jawa Pos Group), Rabu (8/2).
Diakui olehnya, bahwa pelaku sebenarnya telah cukup lama meresahkan warga Kabo Jaya. Bahkan beberapa kali telah dilaporkan kepada pihaknya. Sehingga wajar, ketika tertangkap tangan, pelaku langsung menjadi bulan-bulanan warga setempat.
“Menurut keterangan warga sih, katanya, bukan hanya kali ini pelaku membuat resah warga setempat. Pelaku ini, katanya juga, memang sering mencuri atau membobol toko-toko sembako. Ya, bisa dibilang, pelaku ini sudah menjadi incaran warga,” tuturnya.
Sementara itu, dari pantau langsung Sangatta Post (Jawa Pos Group) di Mapolres Kutim, kondisi pelaku cukup mengenaskan. Mukanya babak belur. Akibat dihajar warga, pelaku sampai-sampai tak sadarkan diri. Itu terlihat dari pelaku yang tergeletak tak berdaya di lantai sel tahanan.
Tak hanya itu, napas pelaku sampai sesengukan tidak teratur, dengan bola mata yang memutih ke atas. Badannya kejang-kejang, dengan baju dan celana pendek warna biru yang sudah terlihat compang campik akibat diamuk warga.
Karena ditakutkan terjadi apa-apa pada pelaku, petugas kepolisian yang menjaga sel tahanan, bersama beberapa rekannya kemudian memutuskan membawa pelaku ke dokter Mapolres Kutim, guna mendapatkan penangganan lebih lanjut.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Kutim AKP Andika Dharma Sena, hingga dengan berita ini diturunkan, belum dapat dikonfirmasi terkait tindak lanjut yang akan diambil pihak kepolisian dalam kasus tersebut. (drh/fab/JPG)

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
