
Ilustrasi
JawaPos.com - Meski di Aceh memiliki Bandara berstatuskan internasional, yakni Bandara Sultan Iskandar Muda, namun penerbangan untuk keluar negeri tidak begitu banyak. Sehingga hal itu berdampak pada kegiatan ekspor impor.
Buktinya nilai ekspor Aceh bulan Desember 2016 sebesar 1.343.827 USD. Angka itu jauh tertinggal dibandingkan daerah lain yang mencapai US$ 7,9 juta.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh, Wahyudin mengatakan, rendahnya nilai ekspor hasil Aceh karena terkendala sarana transportasi yang sangat kurang mendukung. Akibatnya komoditi asal Aceh ini sebelum dikirim keluar negeri, harus dibawa dulu ke daerah lain yang memiliki bandara internasional.
"Mungkin bandara kita meski berstatus internasional, tapi tidak ada pesawat yang langsung ke Vietnam, kalau ke Malaysia mungkin banyak," kata Wahyudin yang dilansir Rakyat Aceh (Jawa Pos Group), Kamis (2/2).
Wahyudin menyebutkan pangsa pasar ekspor Aceh selama 2016, berupa bahan kimia anorganik dan bahan bakar mineral ke negara Korea Selatan 4,99 juta USD, Vietnam 4,88 juta USD, Tiongkok 3,77 juta USD.
Akan tetapi untuk mengirim komiditi itu tidak bisa langsung dari bandara di Aceh. Akibatnya komoditi itu dikirim lewat Bandara Kuala Namu, Medan Sumut. Kondisi serupa juga dialami infrastruktur pelabuhan laut. Hingga kini sejumlah kapal di pelabuhan Sumut banyak mengambil barang dari Aceh dan kemudian diekspor ke negara tujuan.
"Kita hanya dapat hasil dari barang yang dijual saja, tetapi dari pelabuhan hari ini tidak dapat kita. Padahal di pelabuhan ada buruh yang bisa dikerjakan, itu juga tidak dapat, karena diekspor dari sana," terangnya.
Wahyudin menyarankan pemerintah Aceh agar secepatnya melakukan kerjasama dengan eksportir, pelabuhan dan bandara untuk memperbaiki kegiatan ekspor di Aceh, dengan begitu Pendapatan Asli Daerah (PAD) Aceh bertambah jika ekspor mampu 100% dilakukan di Aceh. (mag-69/mai/iil/JPG)

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
